Jumat, 2 Oktober 2009 10:44 WIB News Share :

PBB catat korban tewas gempa Sumbar capai 1.100 orang

Padang–Jumlah korban tewas akibat gempa 7,6 pada skala richter (SR) yang mengguncang Pariaman, Sumatera Barat, terus bertambah. Media asing menyebut korban tewas akibat gempa Sumatera Barart mencapai 1.100 orang.

“Korban tewas setidaknya mencapai 1.100 orang dan diperkirakan akan terus bertambah,” kata Ketua Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Urusan Kemanusiaan, Jphn Holmes, di Padang, Sumatera Barat, seperti dilansir Associated Press (AP), Jumat (2/10).

Jumlah yang disebutkan Holmes berbeda dengan yang dilansir pemerintah. Staf pemerintah di Padang menyebut jumlah tewas mencapai angka 777 orang.

Selain itu, disebut pula korban yang mengalami luka parah mencapai 440 orang. Meski begitu, AP tidak menyebut staf pemerintah ini berasal dari Departemen apa.

Hingga kini, mereka yang tertimbun reruntuhan bangunan masih tersebar di sejumlah titik. Diantaranya berada di wilayah Marapalam Padang, reruntuhan Adira Finance Sawahan, reruntuhan ruko di Sawahan, Gedung Bimbingan Belajar Gama, dan ruko di Simpang Haru.

Ada pula korban yang diperkirakan masih berada di bawah puing-puing mesjid Nurul Imam Padang, Apotik Sari depan Nurul Imamn, Gedung Gama, BII sudirman, dan PT AGD di Bypass Padang.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana melansir 220 orang dilaporkan tewas. Rincian jumlah itu yakni, sebanyak 144 orang meninggal di Kota Padang. Dari jumlah itu, sebanyak 41 orang telah berhasil teridentifikasi.

Kemudian, sbanyak 62 korban tewas berada di Kabupaten Padang Pariaman dan terakhir ada 14 korban meninggal di Kota Pariaman.

vivanews/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…