Jumat, 2 Oktober 2009 16:28 WIB Pendidikan Share :

Lebih dari 50 motif batik mahasiswa UNS belum dipatenkan

Solo (Espos)–Lebih dari 50 jenis motif batik karya mahasiswa Jurusan Kriya Tekstil Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR) Universitas Sebelas Maret belum dipatenkan lantaran terkendala ketersediaan dana.

Demikian dikemukakan dosen Kriya Tekstil FSSR UNS, Dra Sarah R H Pinta MHum saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (2/10).

Menurut Sarah, lebih dari 50 motif batik itu merupakan karya mahasiswa dalam tugas akhir (TA) mahasiswa sejak tahun 1984 hingga sekarang. Dalam hal ini, sebenarnya pihaknya sudah mengajukan pematenan lebih dari 50 motif batik karya mahasiswa itu, akan tetapi usaha tersebut belum terwujud lantaran terkendala ketersediaan dana.
“Kami ingin menghargai warisan budaya seperti batik dengan cara mematenkannya. Akan tetapi kami juga menyadari dibutuhkan dana yang cukup besar untuk mematenkan sejumlah motif itu,” tutur Sarah.

Bersama pihak fakultas, lanjut Sarah, sebenarnya pihaknya sudah mengadakan pembahasan rencana pematenan sejumlah motif batik tersebut.

Dari hasil pembahasan itu, diperkirakan pematenan sejumlah motif batik itu menelan dana kurang lebih Rp 100 juta. Dalam hal ini, pihaknya akan berusaha menggandeng pemerintah daerah untuk turut membantu dalam memberikan sokongan dana.

m82

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…