Jumat, 2 Oktober 2009 17:11 WIB News Share :

Eropa bantu 3 juta Euro untuk gempa Sumbar

Jakarta–Komisi Eropa memberikan bantuan dana kemanusiaan sebesar tiga juta euro atau sekitar Rp42 miliar untuk membantu korban gempa yang terdapat di sejumlah daerah di Pulau Sumatera.

Komisioner Eropa untuk Pengembangan dan Bantuan Kemanusiaan, Karel De Gucht, dalam keterangan tertulis dari Komisi Eropa di Jakarta, Jumat (2/10), menyatakan rasa keprihatinannya yang mendalam setelah mendengar berita tentang gempa yang terjadi di Sumatera.

Ia juga mencemaskan masih terdapatnya banyak korban jiwa yang belum ditemukan karena masih terkubur di dalam reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempa.

Selain itu, lanjutnya, warga yang selamat dari gempa tersebut juga membutuhkan banyak hal, mulai dari tempat perlindungan hingga air bersih.

Karel De Gucht mengutarakan harapannya agar bantuan dana yang diberikan dapat digunakan untuk meringankan beban korban gempa.

Sementara itu, tim reaksi cepat dari kantor Departemen Bantuan Kemanusiaan Komisi Eropa (ECHO) di Jakarta juga telah dikirim ke Padang, Sumatra Barat, untuk mendata berbagai hal yang dibutuhkan dalam menangani situasi pascagempa.

Sebelumnya, gempa tektonik berkekuatan 7,6 pada Skala Richter mengguncang Provinsi Sumatra Barat pada Rabu (30/9) pukul 17:16 WIB.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa itu berpusat di 0,84 Lintang selatan (LS) dan 99,65 bujur timur (BT), kira-kira 57 km barat laut Pariaman Provinsi Sumatera Barat pada kedalaman 71 km.

Setelah itu, gempa bumi tektonik berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) yang menggoncang Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Kamis (1/10) pukul 08:52 WIB di 46 Km tenggara Sungaipenuh pada kedalaman 10 Km.

ant/fid

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…