Jumat, 2 Oktober 2009 16:05 WIB News Share :

Depkeu
Dana penanggulangan bencana Rp 3 triliun

Jakarta–Dirjen Anggaran Depkeu Any Ratnawati mengungkapkan bahwa dana cadangan penanggulangan bencana alam tahun 2009 yang tersedia sebesar Rp 3 triliun.

“Dari jumlah itu sudah mendapat ijin penggunaannya oleh Panitia Anggaran DPR sebesar Rp 526,2 miliar,” kata Anny dihubungi di Jakarta, Jumat (2/10).

Menurut dia, jumlah itu termasuk dana on call (siap pakai) sebesar Rp 100 miliar. Dana dari Rp 100 miliar itu, sebesar Rp80 miliar dapat dimanfaatkan untuk penanggulangan gempa di Sumatra Barat.

Anny menyebutkan, saat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang mengusulkan tambahan “on call” yang akan segera dikirim usulannya ke Panggar DPR untuk proses
persetujuan.

“Dari usulan tambahan tersebut Rp50 miliar dapat segera diproses satuan anggaran per satuan kerja (SAPSK)-nya,” katanya.

Menurut Anny, beberapa kementerian/lembaga  juga mempunyai alokasi anggaran yang dapat digunakan untuk tanggap darurat bencana alam seperti Departemen Pekerjaan Umum, Depkes, dan Depsos.

Sementara itu Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi mengatakan bahwa pasokan beras di Sumatra Barat cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam 3 bulan ke depan.

“Ketahanan pangan di sana tidak ada masalah karena Sumbar merupakan lumbung beras. Stok cukup untuk 3 bulan ke depan baik di Bulog maupun non Bulog,” katanya.

Menurut dia, kerusakan akibat gempa di Sumbar lebih parah dibanding di Yogyakarta. Kerusakan gempa di Sumbar meliputi bangunan publik maupun perumahan sementara di Yogyakarta sebagian besar mengakibatkan kerusakan perumahan.

“Kerusakan di Sumbar terjadi di titik-titik dengan kerusakan yang parah sementara di Yogyakarta kerusakan terjadi merata di satu wilayah,” kata Bayu.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…