Kamis, 1 Oktober 2009 20:02 WIB Sragen Share :

Puting beliung landa Karangmalang, satu kandang roboh

Sragen (Espos)–Puting beliung melanda daaerah Candirejo, Saradan, Karangmalang, Rabu (30/9) pukul 17.00 WIB. Sekalipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, puting beliung yang terjadi di Saradan merobohkan satu kandang ayam milik warga setempat, Doto Mulyono, 33. Kandang ayam yang berada di areal persawahan tersebut terdapat 4.000 ekor. Dari jumlah tersebut, 2.000 ekor di antaranya dipastikan mati di tempat, lantaran tertimpa bangunan kandang.

“Umur ayam saya kira-kira 15 hari ini. Kerugiannya ya sekitar Rp 122 juta,” jelasnya saat ditemui wartawan di Saradan, Kamis (1/10).

Dia mengatakan, puting beliung melanda daerahnya secara tiba-tiba. Pasalnya, saat kejadian berlangsung, kondisi di Saradan tidak sedang turun hujan. Datangnya arah angin berasal dari barat menuju ke timur.

Sebagian besar, bahan bangunan kandang ayam miliknya berupa bambu dan saat ini kondisinya rata dengan tanah.

“Hari ini saya dengan dibantu masyarakat membersihkan kandang ayam yang sudah berserakan,” kata dia.

Sebelumnya, menurut Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Sragen, Wangsit Sukono upaya kewaspadaan terhadap ancaman musim kemarau memang perlu ditingkatkanm masyarakat setempat. Hal itu didasari datangnya musibah tidak dapat diprediksi secara tepat.

pso

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…