Kamis, 1 Oktober 2009 10:38 WIB Ah Tenane Share :

Mumpung sepi

0110ahtenaneHari terakhir puasa kemarin, Jon Koplo, pemuda asal Nayu, Solo ini diundang untuk menghadiri acara buka bersama di rumah Pak Tom Gembus, juragan pabrik plastik tempat dia bekerja. Koplo yang baru beberapa bulan kerja di pabrik itu tentu saja senang diundang makan gratis untuk kali pertamanya.
Menjelang buka, Koplo segera berangkat ke Mojosongo, tempat di mana acara itu diadakan. Setiba di sana, azan Magrib pun tak lama kemudian berkumandang. Para tamu undangan, tak terkecuali Jon Koplo, langsung dipersilakan oleh beberapa pelayan untuk mengambil sendiri-sendiri es kolak dan memilih snack yang sudah disediakan.
Sambil duduk menikmati segarnya es kolak, Koplo sempat melirik ke arah meja besar di sudut yang di atasnya ditata setumpuk piring, sebuah bakul nasi besar, dan beberapa hidangan yang serba enak.
Selesai berurusan dengan es kolak dan snack-nya, dengan penuh percaya diri Koplo bangkit berdiri menuju ke meja besar yang ada di sudut tadi.  ”Mumpung masih sepi, daripada nanti suk-sukan,” batin Koplo.
Dengan penuh rasa kemecer yang tak tertahankan, Jon Koplo mengambil sendiri nasi dari bakul, lalu mengambil sayur dan lauk pauk yang dia sukai.
Tiba-tiba seorang pelayan mendekati Jon Koplo dan berbisik pelan, ”Maaf, Mas, sebelum dipersilakan makan, para tamu diharapkan ikut Salat Magrib berjamaah dulu yang akan diimami Pak Gembus sendiri.”
Koplo langsung menoleh ke sekeliling. Dilihatnya para tamu lain pada antre wudu dan tak ada satu pun yang menuju ke meja prasmanan tempat di mana dia sedang berdiri nyenil sendiri sambil memegang sepiring nasi sak lauk pauknya. Memang benar tak ada yang menertawakannya. Tapi beberapa tamu tampak melirik ke arah Koplo sambil saling klesak-klesik. Duuuh, malunya… minta ampyun!  Kiriman Jordan Garlan, Cengklik RT 04/RW 20, Solo.

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…