Kamis, 1 Oktober 2009 14:55 WIB News Share :

Menko Kesra
Utamakan evakuasi korban

Jakarta–Menko Kesra Aburizal Bakrie meminta agar penanggulangan gempa Sumatra Barat mengutamakan proses evakuasi para korban karena diduga masih ada ribuan korban yang terjebak reruntuhan bangunan.

“Gubernur Sumatra Barat sebagai koordinator penanggulangan bencana diminta untuk mengutamakan evakuasi para korban yang masih terjebak di reruntuhan bangunan,” katanya saat menggelar pertemuan bersama Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Mendagri Mardianto, Mensos Bachtiar Chamsyah dan Gubernur Sumbar Gumawan Fauzi di Padang, Kamis (1/10).

Pada pertemuan di Rumah Dinas Guburnur Sumbar itu, Aburizal juga mengungkapkan, Pemerintah Pusat berupaya membantu proses penanggulangan bencana baik pengiriman bantuan makanan, obat-obatan, alat berat, genset dan bahan bakar minyak (BBM).

Ia menjelaskan, Pemerintah Pusat melalui Pertamina hari ini sudah mengirimkan 4 x 20 ton BBM yang akan didistribusikan ke sejumlah SPBU di Sumbar, pengiriman lima unit mobil penjernih air yang diangkut dengan kapal, serta pengiriman lima ton obat-obatan dan makanan bayi.

“Wapres sudah memerintahkan bantuan bagi 200.000 korban gempa,” katanya.

Sementara Menkes mengungkapkan, kekurangan darah yang dialami sejumlah rumah sakit akan diatasi dengan suplai darah dari daerah lain.

“Saya sudah meminta kepada sejumlah daerah untuk mengirimkan suplai darah ke Sumatra Barat ini,” katanya.

Rombongan menteri itu kemudian dibagi dua yaitu satu rombongan meninjau Kota Padang dan satu rombongan lain menuju Padang Pariaman. Dua kota itu merupakan daerah terparah akibat gempa.

Gempa Sumatra Barat berkuatan 7,6 Skala Richter (SR) yang terjadi Rabu sore kemarin membuat sembilan daerah di Sumatra Barat mengalami kerusakan infrastruktur yaitu Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kab Pesisir Selatan, Kab Pasaman barat, Kab Agam, Kota Solok, Kab Solok, Kab Tanah Datar.

ant/fid

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…