Kamis, 1 Oktober 2009 10:54 WIB News Share :

Isteri Noordin ke Jakarta

Kuala Lumpur–Istri Noordin M Top, Siti Rahma, dan abangnya Yahya didampingi beberapa polisi Malaysia pergi ke Jakarta, Kamis (1/10) untuk menjemput jenazah teroris nomor 1 di Asean itu kemudian dibawa pulang untuk dikuburkan di Pontian, Johor Bahru.

Siti Rahma dengan menggunakan busana wanita muslim hitam ditambah cadar dan berkaca mata ditemui para wartawan Indonesia sedang sarapan di Asian Cafe KLIA (Kuala Lumpur International) Airport, Sepang, Kamis pagi.

Beberapa polisi Malaysia tampak mendampingi di meja terpisah.

Siti Rahma duduk bersama seorang polwan Malaysia
sedangkan abangnya Yahya duduk di meja sebelahnya dengan dua orang polisi.

Tak beberapa lama para wartawan TV Indonesia mengambil gambar yang menarik perhatian masyarakat sekitar cafe itu, Siti Rahma kemudian berdiri dan mengajak pergi untuk check-in.

Para wartawan mengejar hingga masuk pintu Check-in di KLIA. Ia dan rombongan menggunakan pesawat MAS 0711 dan akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 10.10.WIB.

Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri di Solo baru-baru ini menembak mati gembong  teroris asal Malaysia itu, yang disangka telah ikut merencanakan dan melakukan berbagai kegiatan teror di tanah air, antara lain bom Bali, peledakan bom di depan Kedutaan Besar  Australia  di Jakarta  serta peledakan bom di kawasan Hotel JW Marriott serta Ritz Carlton.

Noordin Muhammad Top sudah beberapa kali menikah dengan sejumlah wanita Indonesia.

Beberapa tahun lalu, Polri di kawasan Batu, Jawa Timur juga berhasil menembak mati gembong teroris lainnya yang berasal darei Malaysia  yakni Dr Azahari.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…