Kamis, 1 Oktober 2009 20:05 WIB Solo Share :

Hari ini, Maestro keroncong Ultah ke-92 tahun

Solo (Espos)–Hari ini, Kamis (1/10), Sang Maestro Keroncong genap berusia 92 tahun. Di usianya itu, menandakan pimilik nama lengkap Gesang Martohartono semakin renta. Kemampuan vokalnya tentunya tidak sehebat waktu mudanya.
Pendengarannya pun kini tidak senormal dahulu. Namun, di balik keterbatasan itu, Gesang tetaplah Gesang yang mempunyai loyalitas tinggi terhadap bidang kesenian yang menjadi identitas negeri ini, terutama Keroncong.

Tadi pagi, tidak seperti biasanya kediaman Sang Maestro cukup ramai dikunjungi anak usia sekolah. Mereka adalah 20 siswa dan beberapa guru SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo. Mereka membawa kue tar serta sejumlah alat musik keroncong seperti, selo, biola, flut, cak, dan cuk ke kediaman Gesang, di kawasan Kemlayan Solo. Mereka sengaja datang untuk merayakan ulang tahun Gesang yang ke 92 tahun. Acara diisi dengan pemotongan kue dan bernyanyi bersama.

Saat diajak bernyanyi, suara yang keluar dari mulut Gesang terdengar cukup lirih. Bahkan, suaranya nyaris tidak terdengar karena kalah keras dengan suara musik keroncong yang mengiringinya. Namun, semangat Gesang dalam menyanyikan lagu-lagu keroncong tidak surut. Gesang berhasil menyanyikan empat lagu ciptaannya seperti Bengawan Solo, Kecik-kecik, Jangkrik Genggon, dan Sapu Tangan besama dengan para siswa.

“Kami bangga dengan Eyang Gesang. Bagi kami, beliau adalah seniman handal. Namanya cukup dikenal tidak hanya di tingkat nasional, bahkan internasional,” tutur Theresia Nugraheni, salah seorang siswi SMA Pangudi Luhur Santo Yosef kala ditemui Espos seusai acara.

Di usianya yang semakin renta, Gesang mempunyai harapan mulia kepada generasi muda. Saat diajak berbincang dengan wartawan, Sang Maestro berharap kepada generasi muda agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan mengabdikan ilmunya kepada bangsa dan negara.

m82

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…