Kamis, 1 Oktober 2009 12:17 WIB News Share :

Beredar 3 nama plt pimpinan KPK

Jakarta–Tim Seleksi akhirnya menetapkan tiga nama pimpinan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK). Tiga nama itu adalah Abdulah Hehamahua, Mas Achmad Santosa dan Waluyo.

Tiga pimpinan sementara KPK ini akan mengganti Ketua KPK Antasari Azhar yang terlibat kasus pembunuhan. Kemudian Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto yang dijadikan tersangka karena terlibat kasus penyuapan.

Adapun tiga nama itu Abdullah Hehamahua merupakan orang dalam KPK karena masih menjabat penasihat KPK. Sedangkan Mas Achmad Santosa adalah tokoh LSM yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pembina YLBHI. Sementara Waluyo adalah mantan Direktur Pencegahan KPK yang saat ini menjabat Direktur SDM Pertamina.

Salah seorang dari lima anggota Tim Seleksi, Adnan Buyung Nasution, Kamis (1/10) membenarkan telah menetapkan tiga nama pimpinan sementara KPK itu.

“Biar nanti Presiden SBY yang akan mengumumkan langsung nama-namanya,” ujar Buyung.

Pengacara senior pendiri YLBHI ini merasa yakin Presiden SBY tidak akan menolak tiga nama usulan tim seleksi ini.

“Kalau sampai SBY menolak tidak logis dan tidak etis. Saya akan mundur menjadi Dewan Pertimbangan Presiden,” tandas Buyung.

Menurut Buyung, tim lima sudah final memilih tiga nama calon itu. Nama itu hanya bisa berubah jika ada alasan-alasan yang sangat prinsipil. “Tiga nama ini sudah menyatakan bersedia untuk kepentingan bangsa dan negara,” tambah Buyung.

Sebelumnya juga beredar nama Tumpak Hatorangan Panggabean dan Erry Riyana Harjapamekas. Kabarnya, Tumpak terganjal pada batas usia pimpinan KPK yang mensyaratkan maksimal 65 tahun. Sementara Tumpak kini berusia 66 tahun 2 bulan.

Sedangkan Erry disebut-sebut terganjal karena tidak memiliki latar belakang sarjana hukum. Sebab, dua pimpinan KPK yang aktif tidak ada yang berlatar pendidikan hukum. Haryono Umar menyandang master bidang akuntansi dan M Jasin merupakan doktor manajemen bisnis

inilah/fid

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…