Kamis, 1 Oktober 2009 15:08 WIB News Share :

Angin puting beliung berpotensi guncang Jawa bagian selatan

Cilacap–Masyarakat di Jawa Tengah bagian selatan diminta waspada. Pasalnya, Stasiun Meteorologi Klas I Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Cilacap mengingatkan wilayah-wilayah di Jawa Tengah bagian selatan mewaspadai terjadinya petir dan angin puting beliung.

Petir dan angin puting beliung terutama berpotensi terjadi di Purbalingga dan Banyumas yang diperkirakan memasuki masa pancaroba pada awal bulan ini. Sementara Cilacap akan memasuki pancaroba pada pekan kedua Oktober.

Pengamat cuaca Badan Meteorologi, Mas Pudjiono, menyatakan musim pancaroba yang telah terjadi di Banyumas akan memunculkan kemungkinan terjadinya petir dan angin puting beliung terutama di wilayah-wilayah yang rawan yakni daerah datar.

“Kami mengimbau kepada pemerintah kabupaten untuk waspada. Terutama saat sekarang adalah Banyumas dan Purbalingga. Sedangkan berikutnya yang perlu waspada adalah Cilacap karena akan memasuki musim pancaroba pada minggu kedua bulan ini,” ujar Pudjiono, Kamis (1/10).

Kepala Subbagian Pemberitaan Humas Purbalingga Prayitno mengatakan pihaknya segera melakukan rapat koordinasi terkait dengan datangnya musim penghujan.

“Berdasarkan pendataan yang dilakukan Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Purbalingga, ada 15 kecamatan yang rawan terjadinya angin puting beliung. Masing-masing kecamatan ada 2-12 desa yang rawan,” jelas Prayitno.

Ke-15 kecamatan itu adalah Kemangkon (enam desa), Kaligondang (enam desa), Kutasari (tujuh desa), Bojongsari (lima desa), Karangreja dan Karangjambu (12 desa). Kecamatan lainnya adalah Karanganyar (enam desa), Mrebet (tiga desa), Kejobong (lima desa), Pengadegan (tujuh desa), Rembang (delapan desa), Karangmoncol (tiga desa), Padamara (satu desa), Purbalingga (dua desa), serta Bukateja (tiga desa).

Sedangkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Hari Winarno mengungkapkan di kabupaten setempat ada sejumlah kecamatan yang juga rawan bencana angin puting beliung yakni Kecamatan Adipala, Cilacap Selatan, Jeruklegi, Kawunganten dan Bantarsari.

Sementara Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Banyumas Agus Nurhadie menyatakan dari inventarisasi yang dilakukan ada 12 kecamatan yang rawan dilanda angin puting beliung.

tempointeraktif/fid

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pelayanan Medis Olahraga

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (18/10/2017). Esai ini karya Rumi Iqbal Doewes, dosen di Program Studi Kepelatihan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah king.doewes@staff.uns.ac.id. Solopos.com, SOLO–Pencinta sepak bola Indonesia pantas berduka….