Kamis, 1 Oktober 2009 11:19 WIB Ekonomi Share :

13 gerai McD berubah jadi Tony Jack's

Jakarta–Sebanyak 13 gerai McDonald’s berubah nama menjadi Tony Jack’s Indonesia. Perubahan nama itu dilakukan manajemen dimulai sejak pukul Kamis (1/10) pukul 00.00 WIB.

Manajemen menghias seluruh dinding dan ornamen toko dengan warna hijau muda dan oranye muda. Tema yang diangkat dari toko makanan cepat saji ini adalah bajak laut. Hal ini terlihat dari logo yang berada tepat di atas tulisan Tony Jack’s, yaitu gambar kepala bajak laut lengkap dengan topi dan penutup mata kiri.

Menu yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan konsep toko sebelumnya. Namun, menurut salah satu pelayan toko Tony Jack’s jenis produk yang ditawarkan berbeda dengan sebelumnya, walau masih didominasi oleh burger dan ayam goreng.

“Produknya berbeda dengan sebelumnya. Mungkin memang mirip tapi ini beda,” katanya di Sarinah, Jakarta, Kamis (1/10).

Pada hari pertama dibuka, sudah terlihat beberapa pengunjung yang ingin merasakan makanan yang disajikan restoran yang sebelumnya bernama McDonald itu. Bahkan, sudah ada orang yang merayakan hari ulang tahun di tempat tersebut.

Agar menambah nuansa bajak laut makin kental, manajemen telah memasang ornamen seperti kotak kayu, tong, pedang dan lain sebagainya mulai dari pintu masuk hingga tempat pemesanan makanan.

Berhubung hari pertama dibuka, kemasan makanan dan minuman yang disiapkan masih polos, tanpa logo dan nama toko tersebut.

Toko dengan tagline “Better than that One” itu juga tengah menyiapkan penampilan live band agar bisa menarik lebih banyak pengunjung.

Perubahan nama itu akhirnya dilakukan setelah pencabutan izin waralaba McDonald’s oleh International Development Services (IDS) yang berafiliasi dengan McD Corp atas izin yang dimiliki Bambang Rachmadi.

Sebanyak 13 gerai McDonald’s milik Bambang Rachmadi antara lain berlokasi di Sarinah (Thamrin), Melawai Plaza, Blok M Plaza, Arion, Kelapa Gading, Sunter, Bandung Indah Plaza, Tunjungan Plaza, Bandara Soekarno-Hatta, ITC Mangga Dua, Citra Land, Gajah Mada Plaza, dan Kebon Jeruk.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…