300909ahtenane
Rabu, 30 September 2009 12:27 WIB Ah Tenane Share :

Keliru orang

300909ahtenaneUntuk merayakan HUT RI ke 64, kampung Jon Koplo di Laweyan, Solo ingin mengadakan acara pentas seni yang tentunya butuh dana besar. Sebagai panitia, Jon Koplo dan teman runtang-runtung-nya, Gendhuk Nicole, kebagian tugas menyebar proposal ke beberapa perusahaan untuk mencari sponsor.
Tujuan pertama mereka adalah sebuah perusahaan besar yang ada di daerah Cemani, Sukoharjo. Dengan harapan akan mendapat dana yang besar pula.
Setelah diterima oleh bagian keamanan dan mengisi daftar hadir, mereka dipersilakan menuju ke kantor untuk menemui Ibu Lady Cempluk. ”Ada yang bisa saya bantu, Mas, Mbak?” sapa resepsionis.
”Mau bertemu dengan Ibu Lady Cempluk, Mbak,” jawab Jon Koplo.
”Silakan tunggu, saya panggilkan dulu,” jawab resepsionis.
Sembari menunggu, mereka mengamati keadaan sekitar kantor. Beberapa saat kemudian, dari dalam kantor keluarlah seorang perempuan dengan dandanan khas pegawai kantor. Dan apa yang terjadi? Jon Koplo dan Gendhuk langsung ngadeg mak nyat dan menyalami orang itu.
”Ibu Lady Cempluk ya? Kami mau mengajukan proposal kegiatan,” sapa Jon Koplo dengan mantap. Yang disapa malah plenggang-plenggong.
”Maaf Mas, Mbak, saya bukan Bu Lady Cempluk kok. Saya cuma lewat, mau ke toilet,” jawab perempuan itu.
Mak glodhak! Koplo dan Gendhuk langsung njenggirat kaget.
”Mas, Mbak, silakan duduk dulu. Bu Lady Cempluk sebentar lagi akan datang,” pinta resepsionis sambil ngampet guyu.
Benar juga. Tak lama kemudian, datanglah seorang perempuan cantik memakai ID Card bertuliskan ”Lady Cempluk” di dadanya.
”Mas, Mbak, ini lho yang namanya Ibu Lady Cempluk,” kata resepsionis sambil klecam-klecem.
Mereka pun bersalaman dan dipersilakan masuk ruangan guna membahas proposal yang mereka ajukan. Setelah urusannya selesai, keluarlah mereka sambil ngguyu ngakak, menertawakan ulah mereka sendiri.  Kiriman Sarjono, Jl Flamboyan Dalam RT 2/RW XI, Purwosari, Solo 57142.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Paradoks Kesehatan Tenaga Medis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (1/7/2017). Esai ini karya Isna Rahmawati Retnaningsih, mahasiswa Program Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sebelas Maret yang berpengalaman praktik kebidanan. Elamat e-mail penulis adalah rahmawatiisna.ir@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dunia kesehatan Indonesia kembali berduka. Pada Senin…