Selasa, 29 September 2009 20:11 WIB Klaten Share :

Pencari kartu kuning melonjak 400%

Klaten (Espos)–Pencari kartu kuning di Klaten melonjak hingga 400% pascalebaran. Bila biasanya jumlah pencari kartu kuning berada di kisaran 70 orang per hari, kini jumlahnya bisa mencapai hampir 240 orang per hari.

Kasi Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Klaten, Rinto Patmono ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/9) mengungkapkan, lonjakan pencari kartu kuning alias kartu Angkatan Kerja (AK) 1 Dinsosnakertrans dimulai sehari pascalebaran. Berdasarkan data yang dimiliki, jelasnya, angka pencari kartu kuning sebelum lebaran rata-rata mencapai 70 orang per hari. Setelah lebaran angka terakhir mencapi 237 orang per hari.

“Makanya kami batasi lokasi penumpukan berkas, agar tidak terlihat padat di ruangan. Kalau tidak, nanti semuanya masuk dan minta segera dilayani. Kalau seperti itu, kami bisa selesai (kerja) hingga malam tiap harinya,” jelas Rinto.

Pada hari pertama masuk pascalebaran, Kamis (24/9), jumlah pencari kartu kuning telah mencapai 150 orang per hari yang terdiri dari 90 laki-laki dan 60 perempuan. Jumat (25/9), jumlahnya meningkat menjadi 161 orang per hari yang terdiri dari 95 laki-laki dan 66 perempuan.

“Pada Senin (28/9) mencapai 237 orang terdiri dari 120 laki-laki dan 117 perempuan,” beber dia.

Menurut Rinto, lonjakan tersebut terjadi karena beberapa alasan. Dua alasan utama adalah banyak pencari kartu kuning yang akan pergi ke Jakarta untuk bertarung nasib.

haa

lowongan kerja
lowongan kerja SALES SMARTFREN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Etika dan Hukum di Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/6/2017), Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS Solopos.com, SOLO–Baru saja kita melihat fenomena tindakan persekusi, yakni tindakan pemburuan secara sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti atau diintimidasi dan dianiaya karena mengekspresikan…