Selasa, 29 September 2009 20:17 WIB Solo Share :

Pemkot ajukan Rp 38 M untuk revitalisasi Mangkunegaran

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengajukan anggaran senilai Rp 38 miliar ke pemerintah pusat untuk merevitalisasi Pura Mangkunegaran (MN) pada 2010 mendatang. Upaya revitalisasi itu sebagai bagian dari konsep segitiga budaya Kota Solo.

Segitiga budaya Kota Solo yang saat ini sedang diupayakan untuk ditonjolkan daya tariknya sebagai satu kesatuan kawasan yang terintegrasi, adalah Pura Mangkunegaran, Keraton Kasunanan Surakata dan Pasar Gede. Penonjolan konsep segitiga budaya itu sudah dimulai dengan penataan koridor Ngarsapura menjadi Taman Budaya yang sangat artistik.
Selanjutnya pada 2010 mendatang, Pemkot akan melanjutkan penataan dengan prioritas di dalam kawasan Pura Mangkunegaran, koridor gerbang masuk Keraton Kasunanan (dari Gladak ke selatan) dan koridor masuk Pasar Gede (dari jembatan depan Pasar Gede ke timur.

Segitiga budaya itu memiliki potensi antara lain bangunan, artefak, tata cara kehidupan, seni kerajinan, dan performance art.

Khusus untuk revitalisasi MN, menurut Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Agus Djoko Witiarso mengatakan, saat ini sudah ada blue print dan sudah dibuatkan konsep pra desain. Titik fokus revitalisasi itu adalah pamedan, gedung kavaleri, gedung perpustakaan dan Pura Mangkunegaran sendiri.

“Kami sudah mempresentasikan konsep pra desain itu ke pemerintah pusat, dan sudah direspons oleh Departemen Pekerjaan Umum (PU), yang siap membantu soal anggaran. Kemungkinan dananya turun pada 2010 mendatang. Dana yang dibutuhkan cukup besar, hampir Rp 38 miliar,” jelas Agus, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/9).

Meski dilakukan revitalisasi, Agus memastikan hal itu sedapat mungkin disesuaikan dengan bentuk aslinya. Karena itu, dalam pembuatan desainnya pun didasarkan pada dokumen-dokumen sejarah. Tak hanya itu, Agus mengatakan, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan pihak keluarga Mangkunegaran yang punya kompetensi dan tahu persis sejarahnya, sehingga revitalisasi yang dilakukan sesuai dengan pakem yang ada.

Ditemui sebelumnya, Walikota Solo, Joko Widodo mengungkapkan, memang ada keinginan dari Pemkot dan keluarga besar MN untuk merevitalisasi Pura Mangkunegaran sesuai fungsi-fungsi yang ada.

shs

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…