Selasa, 29 September 2009 17:13 WIB Boyolali Share :

Hutan seluas 5 Ha di Gunung Merapi terbakar

Boyolali (Espos)–Hutan perdu (semak) yang berada di Tegal Gito, Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Selasa (29/9) pagi sekitar pukul 08.00 WIB diketahui terbakar. Api melalap semak-semak dan pohon akasia yang ada di wilayah itu seluas kurang lebih 5 hektare.

Beruntung api dapat segera dipadamkan oleh petugas gabungan dari Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Polres Boyolali, Kantor Kesbanglinmas, Pemerintah Kecamatan Selo dan warga setempat beberapa jam kemudian.
Diduga kuat kebakaran tersebut disebabkan karena faktor manusia, karena ditemukan sejumlah titik-titik bekas pembakaran di sekitar tempat terjadinya kebakaran. Selain itu ditemukan pula bungkus rokok yang sudah kosong.

Api membakar semak-semak dan pohon akasia yang berada di tebing dengan kemiringan lebih dari 45 derajat. Lokasi kebakaran berada sekitar 200 meter dari batas terluar wilayah Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) sebelah barat laut.

Jika kebakaran itu tak segera dipadamkan, api dipastikan merambat ke wilayah BTNGM yang berada di atasnya.

Petugas Bagian Operasional BTNGM yang terjun langsung ke lapangan, Dhani Setyawan, memastikan kebakaran terjadi di luar wilayah BTNGM. Karena berada di luar patok yang menjadi batas wilayah BTNGM.

Ia mengatakan api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB oleh petugas gabungan dibantu warga dengan cara manual. Yakni dengan menutup titik api dengan pasir atau tanah menggunakan pacul.

kha

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…