Selasa, 29 September 2009 16:14 WIB News Share :

8 Orang diamankan terkait bom Marriott

Jakarta–Dari sejumlah penggerebekan guna mencari jaringan pelaku bom Marriott dan Ritz-Carlton yang dilakukan Densus 88, Polri menangkap 8 tersangka terorisme yang masih hidup. Kedelapannya masih diperiksa.

“Tersangka yang berhasil kita amankan yaitu Amir Abdillah, Aris Susanto, Indra Haris Hermawan, Rohmad Budi Santoso alias Bejo, Supono alias Kedu, Putri Munawaroh, M Jibril, dan Ali Muhammad,” kata Kanit Cyber Crime Mabes Polri Kombes Pol Petrus Reinhard Golose dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (29/9).

Penggerebekan Densus 88 bermula dari penggerebekan di Jatiasih, Bekasi, 8 Agustus. Dari Jatiasih 2 tersangka teroris Air Setiawan dan Djoko Eko Sarjono tewas. Setelah di Jatiasih, Densus kembali menggerebek sebuah rumah di Temanggung pada hari yang sama.

Dari Temanggung, Ibrohim yang sebelumnya diduga Noordin M Top tewas di tempat. Hingga akhirnya penggerebekan berakhir di rumah kontrakan Susilo di Solo pada 16 September. Di sinilah gembong teroris Malaysia Noordin M Top tewas. Selain Noordin, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, Ario Sudarso, dan Susilo juga meregang nyawa.

dtc/fid

lowongan kerja
lowongan kerja PT.MATARAM MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Meneguhkan Pancasila

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Sabtu (3/6/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah yang kini menjabat Rektor Institut Agama Islam Negeri Surakarta Solopos.com, SOLO¬†— Pancasila sedang dikaji kembali makna dan efektivitasnya sebagai dasar negara. Sebagai ideologi, hidup mati Pancasila sangat bergantung…