280909ahtenane
Senin, 28 September 2009 11:12 WIB Ah Tenane Share :

Merah meriah

280909ahtenaneLiburan tahun baru kemarin, Lady Cempluk en the genk tidak menyia-nyiakan kesempatan berburu barang murah tur bagus di Yogyakarta, karena di akhir tahun itu pusat-pusat perbelanjaan di Malioboro banyak yang menggelar diskon gede-gedean.
Benar saja, seharian itu Cempluk mendapatkan banyak barang bagus yang didiskon dari 75% hingga 90%. ”Wah, rugi tenan ki Gendhuk Nicole ra sida melu,” Cempluk teringat adiknya di Solo. Ia pun langsung SMS mau pamer.
”Murah meriah tenan, Ndhuk! Semuanya serba diskon, tur apik-apik sisan,” begitu bunyi SMS-nya.
Tak lama kemudian Gendhuk Nicole membalas. ”Aq ttp sptu kets, sweetr, kaos pnjng ‘n 2 jlbb yg mrh. Pokoknya yang mrh ya! Model trsrah km.”
”Wadhuh, ndadak nganggo acara nitip barang,” batin Cempluk yang mau tak mau masuk toko lagi mencarikan titipan adiknya.
Hampir empat jam Cempluk keluar masuk ke beberapa toko. Ia agak kesal karena kesulitan mendapatkan barang yang dimaksud Nicole seperti yang tertulis di SMS. Cempluk hafal benar kalau adiknya menyukai warna merah. Sebenarnya banyak barang warna merah, tapi rata-rata harganya tidak didiskon. Akhirnya, setelah dua jam berkeliling, dapatlah semua pesanan Gendhuk Nicole.
Sampai di rumah, Cempluk muring-muring, ”Kamu ini lho Ndhuk, beli barang ndadak serba merah. Aku susah nyari-nya. Untung dapat semua pesanan kamu. Nih notanya!”
”Lho, jare diskon besar-besaran, paling pol kok cuma 20%?” protes Nicole.
”Aku kan sudah bilang, warna merah susah carinya. Apalagi yang didiskon gede.”
”Lho, aku bukan cari warna merah Mbak, tapi yang murah. Nih lihat SMS-ku. Singkatan mrh itu maksudku bukan merah, tapi murah,” terang Gendhuk Nicole.
Lady Cempluk nyengir, menyadari kesalahannya. Namun ia masih bisa membela diri, ”Makane, nek SMS rasah disingkat-singkat!”  Kiriman Esti Suci A, Gajahan RT 02/RW 02, Solo 57115.

Lowongan Pekerjaan
CV Maharani Food, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Penurunan PTKP

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (4/8/2017). Esai ini karya Muhammad Aslam, seorang praktisi perpajakan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah aslam_boy@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Target penerimaan pajak yang sering tidak tercapai selalu menjadi perhatian khusus pemerintah dari tahun…