Senin, 28 September 2009 14:53 WIB Internasional Share :

Korban tewas banjir Manila capai 100 Orang

Manila–Jumlah korban tewas akibat badai yang memicu banjir bandang yang melanda ibukota Filipina, Manila, terus bertambah. Hingga kini sudah tercatat 100 orang tewas dan 32 lainnya hilang.

Pemerintah Filipina menyatakan, pihaknya kesulitan menanggulangi musibah banjir besar yang menggenangi 80% area Manila. Akan tetapi pencarian masih terus dilakukan. Demikian dilansir AFP, Senin (28/9).

“Kita berkonsentrasi pada pemberian pertolongan yang masif. (Tetapi) sistem kelebihan beban. Pemerintah lokal kewalahan,” ujar Kepala Badan Koordinasi Bencana Nasional, Anthony Golez.

Anthony menyatakan hingga kini jumlah warga yang mengungsi akibat air bah tersebut meningkat hingga 451.000 jiwa. Ancaman wabah penyakit dan penyediaan bantuan bagi korban selamat kini menjadi prioritas perhatian terlebih dahulu.

Jumlah korban masih terus bertambah. Stasiun radio DZBB memberitakan ditemukan 58 jenazah baru di Marikina. Sementara kepala desa Quezon juga menyatakan pihaknya menemukan 29 jenazah baru dan mendapati 108 warganya hilang. Jumlah ini belum dimasukkan ke perhitungan pihak pemerintah.

dtc/fid

lowongan kerja
lowongan kerja guru, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…