Senin, 28 September 2009 19:53 WIB Klaten Share :

Kios darurat sudah mulai didirikan

Klaten (Espos)–Kios darurat bagi pedagang korban kebakaran di Pasar Cinderamata Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan sudah didirikan mulai didirikan, Senin (28/9). Pendirian kios darurat itu berada di sekitar lokasi tempat penjual minuman yang berada di area pintu keluar.

Salah seorang pedagang minuman, Hardi, 40 menyatakan sebagai salah satu bentuk solidaritas kepada pedagang korban kebakaran, pedagang minuman untuk sementara bergeser ke tempat lain guna memberikan tempat kios darurat.

“Sebelum kios dibangun, pedagang yang korban kebakaran tentu ingin segera berjualan. Sembari menunggu pembangunan, pedagang akan berjualan di kios darurat. Kami belum tahu sampai kapan pedagang akan menempati kios darurat. Kasihan mereka (pedagang korban kebakaran-red),” terang Hardi saat ditemui Espos di lokasi kios darurat, Senin.

Menurut Hardi akan ada pengundian kios darurat bagi pedagang korban kebakaran yang akan menempati kios darurat berukuran 2 meterx 2 meter.

Ditemui terpisah, salah satu pedagang, Ani, 40, menyatakan ingin secepatnya bisa jualan lagi.
“Kami berharap bisa segera berjualan. Sambil menunggu kios dibangun lagi, saya ingin bisa secepatnya jualan pakaian lagi,” kata salah satu pedagang, Ani, 40.

Ani mengaku sudah berjualan sejak tahun 1990 dan dia ingin kembali mendapatkan tempat untuk berjualan.

Dihubungi terpisah, Camat Prambanan, H Bambang Sujarwa SE MM mangatakan pada Senin kemarin sekitar pukul 14.00 WIB-15.30 WIB telah diadakan pertemuan yang antara lain dihadiri perwakilan pedagang korban kebakaran, Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Purnomo dan jajaran Dirut, Linus Johan dan Agus H Canny, Kepala Unit TWC Prambanan, Bambang Subandono, Wakil Kepala Unit TWC Prambanan, Indah Trijoto beserta tiga stafnya, Muspika Kecamatan Prambanan dan Kades Tlogo, Ir Subarja.

nad

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…