Senin, 28 September 2009 15:02 WIB Klaten Share :

Kapolres ragukan klaim kerugian kerusakan bangunan kios TWC

Klaten (Espos)–Kapolres Klaten AKBP Tri Warno Atmojo meragukan klaim yang menyebutkan bahwa kerugian dari kerusakan bangunan kios-kios suvenir dan cinderamata di Kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Klaten, Sabtu (26/9) lalu, mencapai Rp 1,2 miliar.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres saat ditemui wartawan di sela-sela Grebeg Syawalan 2009 di Kawasan Wisata Rawa Jombor, Krakitan, Bayat, Senin (28/9) siang.

“Menurut saya tidak sampai sebesar itu lah, walau hanya dari kerusakan bangunan saja. Tapi bagaimana pun pihak pengelola yang lebih tahu tentang perhitungan itu,” ujarnya.

Saat ditanya Espos berapa angka kerugian akibat kebakaran dari sisi bangunan kios menurut versi polisi, Tri Warno enggan menyampaikan.

Kapolres tak mau menjelaskan alasan mengapa dirinya meragukan klaim besaran kerugian kebakaran oleh pengelola candi.

Dia hanya menyampaikan bahwa kios-kios suvenir dan cinderamata di TWC Prambanan yang ludes terbakar sejak awal tidak diasuransikan.

Lebih lanjut Tri Warno menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil kerja Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah (Jateng) untuk memastikan apa penyebab kebakaran puluhan kios tersebut.

“Ya mudah-mudahan secepatnya, dalam dua hingga tiga hari ke depan sudah ada hasil kerja Tim Labfor,” tegas dia.

Ditambahkan Kapolres, beberapa benda yang telah diambil Tim Labfor untuk diperiksa di laboratorium yakni kabel listrik dan puing kayu.

Dia menegaskan, titik api berasal dari kios paling sudut milik Agus. Guna memastikan hal tersebut, pihaknya telah memintai keterangan Agus. Selain itu polisi juga telah memeriksa sejumlah pedagang lain atas kapasitas mereka sebagai saksi. Namun demikian Kapolres mengaku lupa berapa jumlah saksi dan siapa-siapa saja saksi tersebut.

kur

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…