Senin, 28 September 2009 10:41 WIB News Share :

Aktivitas meningkat, PVMBG kirim tim ke Dieng

Bandung–Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi mengirimkan Tim Peringatan Dini  untuk mendukung petugas di Posko Pengamatan Gunung Dieng (2565 mdpl) di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah.

“Dalam beberapa hari lalu ada aktivitas  gunung api itu, PVMBG mengirim Tim Peringatan Dini ke Gunung Dieng untuk megevaluasi langsung di lapangan,” kata Kepala PVMBG Badan Geologi, Dr Surono di Bandung, Senin (28/9).

Surono menyebutkan peristiwa “erupsi freatik” kembali terjadi di kompleks Dieng paa Kamis (15/9) lalu yang bersumber dari kawah Sibanteng. Sedangkan Minggu (27/9) pukul 00.05 WIB terekam gempa letusan dengan amplituda 1,5 mm dan lama gempa 15 detik.

Sedangkan hasil pengamatan visual menunjukkan pada Sabtu (26/9) pukul 20.00 WIB suara gemuruh terdengar lemah hingga jarak dua kilometer pada pukul 00.05 WIB terjadi semburan lumpur yang terlontar hingga radius kurang lebih 140 meter ke arah selatan dari titik erupsi.

Namun demikian, tidak terdeteksi adanya gas berbahaya yakni dan beracun yang selama ini menjadi fokus antisipasi di Gunung Dieng.

“Tidak terdeteksi adanya peningkatan konsentrasi gas beracun di lokasi erupsi Kawah Sinila atau yang lainnya,” kata Surono.

Meski telah terjadi “erupsi freatik ,” namun tidak membahayakan penduduk sekitarnya. PVMBG hingga Senin masih menetapkan status normal (level I) untuk Gunung Dieng.

Sementara itu PVMBG belum merekomendasikan adanya pengungsian bagi warga di sekitar gunung api itu, dan meminta agar tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya terkait aktivitas Gunung Dieng.

“Belum perlu adanya pengungsian, perkembangan gunung itu terus dipantau. Masyarakat jangan termakan isu-isu terkait gunung itu, tetap berkoordinasi dengan PGA Dieng dan Satlak PBA setempat,” katanya.

Sementara itu masyarakat maupun wisatawan untuk sementara tidak mendekati Kawah Sileri dan kawah aktif  lainnya seperti Kawah Sinila, Kawah Timbang, Kawah Sikidang dan Kawah Sigaglagah  dalam radius 500 meter.

Kompleks Dieng termasuk dalam wilayah Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo dan Batang Provinsi Jawa Tengah.

Gunung Dieng merupakan gunung api aktif tipe A yang memiliki sedikitnya 20 kawah yang dipantau aktivasinya. Salah satunya kawah Sinila yang pernah terjadi “erupsi freatik” pada 20 Februari 1979 yang menewaskan 149 wrga sekitar yang menghirup gas beracun.

“Sebagian bear erupsi di Dieng adalah erupsi freatik, yang teraktif kawah Sileri. Terakhir erupsi terjadi pada Juli 2003,” kata dia.

ant/fid

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…