Minggu, 27 September 2009 20:46 WIB Wonogiri Share :

Tak dilengkapi izin, 8 bus kena tilang

Wonogiri (Espos)–Tim Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Wonogiri menilang delapan bus yang digunakan untuk mengangkut pemudik namun tidak dilengkapi izin jalan.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kabupaten Wonogiri, Mulyadi, tim Dishubkominfo meliputi pelaksana terminal, pelaksana uji kelayakan kendaraan dan pemantau lalu lintas melakukan pengecekan sejumlah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang digunakan untuk mengangkut pemudik, Sabtu (26/9). Dia mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan tepat pada puncak arus balik pemudik di Terminal Induk Giri Adipura.

“Kendati lalu lintas kendaraan padat tetapi kami tetap melakukan pengecekan sejumlah bus yang digunakan untuk mengangkut pemudik,” jelas dia ketika dihubungi Espos, Minggu (27/9).

Dia mengatakan, ada delapan bus AKAP yang beberapa di antaranya berupa bus pariwisata didapati tidak dilengkapi izin jalan, karena sejumlah bus tersebut tidak memiliki trayek untuk ke Wonogiri. Menurutnya, meskipun bus tersebut tidak memiliki trayek ke Wonogiri tetapi mereka seharusnya melengkapinya dengan izin insidentil untuk digunakan mengangkut pemudik pada saat Lebaran dari Jakarta-Wonogiri.

“Delapan bus kena tilang karena tidak dilengkapi izin insidentil untuk mengangkut pemudik,” papar dia.

Sementara itu, situasi arus balik di Terminal Giri Adipura pada Minggu (27/9) mulai lengang, berbeda dengan Sabtu (26/9) lalu yang merupakan puncak arus balik. Menurut staf UPT Terminal Induk Giri Adipura Wonogiri, Slamet Riyanto, dari pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB jumlah keberangkatan 71 bus dengan mengangkut 392 penumpang.

“Lalu lintas kembali normal dibandingkan beberapa hari sebelumnya, intensitas lalu lintas bus cenderung padat,” jelasnya.

Dia mengatakan, sejumlah bus AKAP yang <I>nyodok<I> ke Jakarta sudah putar balik ke Wonogiri karena tidak ada penumpang. Menurutnya, keberangkatan pemudik mulai ramai pada pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB, pada Sabtu lalu pada pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB terdapat 120 kendaraan dengan jumlah penumpang 4.258.

das

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…