Sabtu, 26 September 2009 19:37 WIB News Share :

Rem blong, mobil terguling di jalur Sarangan-Karanganyar

Magetan–Sebuah mobil Isuzu Panther bernomor polisi W 8591 XC terguling di jalur Sarangan-Karanganyar, tepatnya di Desa Majasemi, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jatim, Sabtu (26/9), sekitar pukul 14.00 WIB.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, akibat kecelakaan tunggal ini, tujuh dari 12 penumpang mobil mengalami luka-luka dan dilarikan ke Puskesmas Plaosan dan Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan.

Satu penumpang yang duduk di sebelah sopir, Didik (45), warga Candirejo, Magetan, terpaksa dilarikan ke RSUD dr Sayidiman, Magetan, akibat mengalami luka yang cukup parah. Sedangkan enam korban lainnya yang hanya mengalami luka ringan dirawat di Puskesmas Plaosan.

Keenam korban luka ringan adalah, Rosalia (16), Firza (15), Yuyun (13), Sumiati (40), Ana (14), dan sopir mobil, Bambang. Mayoritas korban luka mengalami luka memar dan lecet. Semua korban merupakan warga asli Surabaya yang mudik di Desa Candirejo, Magetan.

Sopir mobil, Bambang, mengaku, jika rem mobil yang dikendarainya putus hingga mobil mengalami blong saat direm ditanjakan yang menurun curam.

Rem blong ini dikarenakan minyak rem yang bocor saat selang rem terputus. Akibatnya, ketika mobil menuruni tanjakan leter S yang rawan kecelakaan langsung terguling.

“Beruntung mobil saya tidak terjatuh ke jurang. Meski kami sekeluarga terjebak di dalam mobil, namun posisi mobil sempat tertahan oleh akar gantung pepohonan, sehingga tidak terjadi hempasan. Hanya benturan-benturan saja,” katanya.

Menurut dia, minyak rem yang bocor tersebut diduga akibat tabrakan sebuah sepeda motor ke mobilnya saat ia dan keluarga hendak berangkat ke obyek wisata air terjun di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Rencananya, ia dan keluarga akan berlibur di obyek wisata tersebut yang juga terletak di kawasan lereng Gunung Lawu, setelah berlebaran dengan keluarga di Magetan.

“Waktu berangkat berwisata, tepat di tanjakan jalan mobil saya sempat ditabrak sepeda motor dari arah kanan hingga mengakibatkan selang rem putus. Sepertinya saat perjalanan pulang, saya melihat minyak rem  bocor dari selang yang putus tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Magetan, AKP Sukarli, membenarkan telah terjadi kecelakaan di kawasan Desa Mojosemi. Saat ini polisi masih menyelidiki lebih lanjut penyebab tergulingnya mobil tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini. Kejadian hanya menyebabkan kerugian materi. Kasus ini akan ditangani langsung oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Magetan,” kata Kasat Lantas Polres Magetan ini.

Menurut dia, kawasan jalur tembus yang menghubungkan Magetan dengan Karanganyar, Jawa Tengah ini merupakan kawasan yang berkelok dan curam. Diperlukan ketrampilan mengemudi dan kondisi kendaraan yang sehat untuk melintasi jalan ini.

Banyak kasus kendaraan terguling di kawasan ini. Sebelumnya, tepat pada hari Lebaran lalu (20/9), di kawasan yang sama juga terjadi sebuah truk bak terbuka sarat penumpang terguling hingga menewaskan satu penumpangnya.

Truk dari Jakarta tersebut membawa 17 orang yang terdiri dari seorang sopir, seorang kernet, tiga orang pengawas ternak sapi, dan 12 pemudik asal Magetan, Jawa Timur.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…