Sabtu, 26 September 2009 22:14 WIB Klaten Share :

Diduga korsleting, 50 kios di Candi Prambanan ludes terbakar

Klaten (Espos)–Sebayak 50 kios yang berada di lokasi Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan ludes terbakar, Sabtu ( 26/9) sekitar pukul 20.00 WIB.

Salah satu sumber Espos di TWC Prambanan menuturkan, penyebab pasti kebakaran itu belum dapat diketahui. Dia mengatakan, untuk sementara dugaan pencetus kebakaran adalah akibat hubungan arus pendek atau korsleting.

“Sewaktu kejadian, pedagang baru pada tutup dan pulang semua. Asal api sementara ini diduga dari kios paling pojok selatan. Semua kios itu ludes terbakar, api merambat cepat karena selain angin yang kencang, isi kios kebanyakan adalah pakaian dan souvenir. Meski pemadam kebakaran sudah datang tapi isi kios kebanyakan sudah ludes ,” terangnya.

Menurut dia, dari 50 kios itu ada 80 penyewa yang sehari-hari berjualan souvenir dan pakaian. Dikemukakannya, belum dapat diketahui apakah ada korban jiwa maupun besar kerugiannya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Klaten AKBP Tri Warno Atmojo melalui Kapolsek Prambanan, AKP Heru Setyaningsih SH mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting.

“Sewaktu kebakaran angin bertiup kencang sehingga cepat membakar kios. Pemadam kebakaran didatangkan dari Yogyakarta dan Klaten. Jumlah kerugian belum bisa diperkirakan,” kata Heru.

nad

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…