Sabtu, 26 September 2009 21:28 WIB Karanganyar Share :

Bus tabrak motor, 1 tewas

Karanganyar (Espos)–Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali mewarnai arus balik Lebaran di wilayah Karanganyar. Kali ini, bus Mira jurusan Surabaya-Yogyakarta menabrak sepeda motor bernomor polisi AD 4583 PN yang ditumpangi dua orang di Jalan Raya Solo-Sragen km 13,5, Waru, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (26/9) malam.

Pengendara motor, Eko Supriyanto, 18, warga Sungkul RT 13/RW V, Kecamatan Karangmalang, Sragen, langsung tewas di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepalanya. Sementara pemboncengnya, Andika, 15, yang juga tetangga korban, dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dr Oen Solo.

Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.05 WIB. Waktu itu, bus Mira dengan nomor polisi W 6263 PU yang dikemudikan Santoso, 30, warga Ngawi, Jawa Timur, melaju dari arah Sragen menuju ke arah Palur. Bus itu mengangkut sekitar 25 penumpang dengan tujuan Yogyakarta.

Saat tiba di depan pabrik tekstil PT Adi Kencana Mahkota Buana, diduga bus menyalip kendaraan lain yang ada di depannya sehingga masuk ke lajur kanan. Pada saat itu, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang dikendarai korban. Karena laju kedua kendaraan sama-sama kencang, tabrakan pun tak terelakkan.

Kamin, petugas Satpam pabrik tersebut, mengaku tidak mengetahui persis kejadiannya. Saat bertugas di pos Satpam, dia mendengar suara benturan keras dari arah jalan raya. Ketika menuju ke sumber suara bersama sebagian buruh pabrik, dia sudah mendapati dua orang penumpang motor tergeletak di jalan. Sedangkan sepeda motor yang ditumpangi korban ringsek di bagian depan.

“Saat itu saya lihat kondisi korban yang mengalami luka parah di bagian kepala itu sudah tidak ada denyut nadinya. Sedangkan yang satunya kritis. Semuanya masih pemuda belia,” akunya.

Menurutnya, kedua korban sempat terlantar di lokasi kejadian karena tidak kunjung mendapat tumpangan mobil yang bersedia membawa mereka ke rumah sakit. Sementara, sopir bus dan kernetnya, diamankan petugas di Pos Polisi Waru, yang jaraknya hanya sekitar 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan para penumpang bus juga terpaksa dialihkan ke bus lain.

Saat ditemui Espos, sopir bus, Santoso, mengaku sudah mengemudikan busnya secara benar. Dia memang berusaha menyalip bus pariwisata yang ada di depannya, namun sudah berhasil membawa masuk badan bus kembali ke lajur kiri. Apalagi, situasinya waktu itu juga dirasa aman.

“Namun, dari arah berlawanan, tiba-tiba muncul sepeda motor yang baru saja menyalip mobil Kijang di depannya. Motor itu malah masuk ke kanan, atau di jalur saya. Karena begitu cepat, akhirnya tabrakan tidak bisa dihindarkan,” kata Santoso.

Kendati demikian, petugas tetap membawa sopir dan kernet ke Mapolres Karanganyar untuk diperiksa lebih lanjut.

dsp

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…