Sabtu, 26 September 2009 13:26 WIB News Share :

Adnan
Susno periksa KPK berbau balas dendam

Jakarta–Anggota Tim Perumus Plt Pimpinan KPK Adnan Buyung Nasution berharap Kapolri memberikan tugas pemeriksaan pimpinan KPK kepada pejabat lainnya. Hal ini penting mengingat pemeriksaan yang dilakukan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dinilai berbau balas dendam.

“Environment ini seharusnya ditangkap bijak oleh Kapolri. Supaya fair jangan Susno yang memeriksa pimpinan KPK kan masih ada pejabat lainnya,” kata Adnan di sela-sela pertemuan antara Tim Perumus Plt Pimpinan KPK dengan Praktisi Hukum di Kantor Wantimpres, Jl. Veteran III, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9).

Buyung menilai Susno sudah dilihat masyarakat terlibat konflik kepentingan. Hal ini mempengaruhi kepercayaan publik terhadap kualitas pemeriksaan yang dilakukan Susno terhadap pimpinan KPK.

“Pak Susno masih dalam kecurigaan masyarakat. Jangan dia yang memeriksa supaya masyarakat tidak khawatir adanya balas dendam, ini keluhan masyarakat,” harap Buyung.

Jika diteruskan, menurut Buyung, pemeriksaan ini bisa menambah buruk citra kepolisian, sekalipun belum tentu Susno terlibat dalam kasus KPK.

“Soal nonaktif itu karena ada anggapan tidak fair, ini seperti benang kusut lingkaran setan ini kesannya seperti Pak Susno balas dendam karena disadap KPK,” tegasnya.

Hadir dalam pertemuan ini Anggota Tim Perumus Plt Pimpinan KPK Todung Mulia Lubis, Sekjen Persatuan Purnawirawan Polri M. Nurdin, perwakilan Persatuan Jaksa Edwin Situmorang, perwakilan Kongres Advokat Indonesia Sahnun Lubis dan Anggota Kompolnas Adnan Pandupraja.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…