Sabtu, 26 September 2009 13:11 WIB News Share :

3 Nama Plt tak disetujui SBY, Adnan Buyung ancam mundur dari Watimpres

Jakarta–Ada kemungkinan 3 nama plt pimpinan KPK yang direkomendasikan oleh tim perumus akan ditolak oleh Presiden SBY. Lalu bagaimana tanggapan anggota tim 5 akan hal ini?

“Kalau ditolak saya akan keluar dari Wantimpres,” kata salah satu anggota tim perumus, Adnan Buyung Nasution.

Hal itu disampaikan Buyung, di sela-sela rapat bersama antara tim 5 dengan praktisi hukum di gedung Wantimpres, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9).

Menurut Buyung, SBY memberikan mandat kepada 5 anggota tim perumus dan itu artinya tim sudah diberikan kepercayaan penuh. Mestinya, SBY tidak boleh menolak nama-nama yang diajukan oleh tim.

“Karena sudah ada kepercayaan penuh dari Presiden, etikanya Beliau menerima. Tapi kan kita tidak bisa memaksakan hak Presiden, tapi saya juga punya sikap,” ujar pengacara senior ini.

Saat ditanya apabila hanya satu nama yang ditolak SBY, pria berambut putih ini tetap tegas mengancam keluar dari Wantimpres. “Saya tidak main-main. Dari dulu sikap saya begitu,” jelasnya.

Tim perumus beranggotakan Menko Polhukam Widodo AS, Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata, Anggota Wantimpres Adnan Buyung Nasution, pengacara Todung Mulya Lubis, dan mantan Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki. Mereka diberikan mandat oleh SBY untuk merekomendasikan 3 nama plt pimpinan KPK.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…