Jumat, 25 September 2009 14:04 WIB Ekonomi,Internasional Share :

Ulah bankir, perjuangan SBY dan tembakan semprotan merica

Pittsburgh–Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, dalam dua hari ini, 24-25 September 2009 berada dalam keriuhan sekaligus kesunyian. Riuh karena 20 pemimpin negara, termasuk Presiden Barack Obama selaku tuan rumah, hadir dalam forum G20 atau The Pittsburgh Summit 2009 .

Sepi, karena pusat kota diblokir aparat keamanan. Toh demikian, para demonstran pun tetap lantang berteriak. Bum bum bum ….tembakan semprotan merica pun dilepas.

Puluhan pengunjuk rasa, Kamis (24/9) siang hari waktu setempat, berunjuk rasa di lokasi yang jaraknya sekitar satu kilometer dari pusat pertemuan G20 di David L Lawrence Convention Center.

Para demonstran itu tak gentar menghadapi barikade polisi. Imbauan polisi agar mereka membubarkan diri, tidak digubris. Mereka bahkan menggelindingkan tong-tong sampah di jalanan. Malahan, beberapa demonstran melempari polisi dengan batu.

Para demonstran itu menentang segala bentuk kapitalisme. Mereka menuding, krisis global yang terjadi sekarang ini tidak lepas dari ulah kapitalisme.

Demonstrasi itu cukup kerus saat Presiden Obama dan Michelle Obama, tiba di lokasi konferensi yang tidak jauh dari Hotel Westin. Hotel Westin adalah tempat menginap hampir semua kepala negara anggota G20. Presiden SBY termasuk yang menginap di Hotel Westin.

Para demonstran itu mencoba bergerak mendekati lokasi konferensi. Namun polisi kian memperkokoh barikade. Bentrokan pun terjadi. Polisi kemudian menembakkan semprotan merica disertai semprotan asap. Itulah sekilas drama di saat para pemimpin dunia berkumpul di Pittsburgh.

Beberapa jam setelah drama semprotan merica itu, Kamis (24/9) pukul 19.30 hingga 22.00 malam waktu setempat atau Jumat (25/9) pukul 06.30 – 09.00 WIB, para pemimpin dunia G20 itu berkumpul Phipps Conservatory and Botanical Garden . Acaranya adalah Working Dinner .

Ada dua isu besar yang akan dibahas para pemimpin G20 itu. Yakni mengatasi ketimpangan besar ekonomi global dan bagaimana upaya menahan laju pemanasan global.

Ketimpangan besar ekonomi global terjadi tak lepas dari krisis ekonomi yang menghantam dunia tahun lalu. Ketimpangan global itu salah satu contohnya adalah besarnya surplusnya perdagangan China dan defisit anggaran AS yang sangat besar pasca krisis.

Indonesia termasuk yang mengalami surplus di samping China dan India. AS defisit 10% sementara Inggris yang terparah dengan defisit 15%.

The Pittsburgh Summit 2009 juga akan membahas ulah para bankir. Bonus para bankir yang angkanya gila-gilaan, dianggap sebagai salah satu biang pemicu krisis ekonomi global. Sebuah proposal untuk mengerem angka bonus yang luar biasa besarnya itu akan digelar.

Menteri Keuangan AS, Timothy Geithner mengatakan, G-20 secara garis besar telah mencapai konsensus lahirnya sebuah proposal untuk membatasi ‘kompensasi’ bankir pada akhir tahun ini. Dia mengatakan, bonus itu akan diatur dengan standar terpisah sesuai dengan masing-masing negara. Penentuannya dan akan diawasi oleh Dewan Stabilitas Keuangan, kelompok internasional para gubernur bank sentral dan regulator.

Sampai saat ini, negara-negara Eropa telah menekan lebih keras terhadap ulah bankir. “Eropa sangat ngeri terhadap bank. Mereka membayar bonus terlalu tinggi untuk pejabat bank,” kata Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso sebagai dikutip Reuters .

Sementara itu, Presiden SBY, yang mewakili negara negara berkembang, akan berupaya memperjuangkan G20 sebagai forum yang permanen. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Kadin, MS Hidayat.

Mengapa G20 harus menjadi forum yang permanen? “Sebab G20 terbukti sangat efektif dalam mengatasi krisis ekonomi yang belum lama ini terjadi. Efektivitas G20 sangat teruji,” kata Hidayat. “Itu nantinya yang akan diperjuangkan presiden SBY dalam The Pittsburgh Summit 2009 ,” kata Hidayat.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…