Jumat, 25 September 2009 16:24 WIB Solo Share :

Putera Mangkunegara VII berpulang

Solo (Espos)--Salah satu putera Mangkunegara ke-VII, KPH Sandjoyo Suparto meninggal dunia di salah satu kediamannya di Jakarta, Kamis (24/9). Jenazah dikirim ke Dalem Mangkunegaran Solo, Jumat (25/9) untuk selanjutnya disemayangkan di Astana Girilaya, Matesih, Karanganyar.

Pimpinan Kawedanan Satrio Mangkunegaran yang bertugas mengurus Makam dan Silsilah kerabat Mangkunegara, KRMT Lilik Priarso T menjelaskan, dengan kepulangan KPH Sandjoyo tersebut, maka putera Mangkuneraga VII kini hanya tinggal Gusti Nurul.

Untuk proses pemakaman sosok yang juga masih adik kandung Mangkunegara VIII tersebut, kata Lilik, akan dilangsungkan di Astana Girilayu, Giribangun, Matesih, Karangnyar, Jumat (25/9).

“Yang berhak dimakamkan di Astana Girilayu hanya Mangkunegara IV, V, VII, VIII, serta putera-puteranya. Selain itu, termasuk cucu-cucunya tak boleh dimakamkan di sana,” ujarnya saat ditemui Espos di sela-sela menerima para tamu di Dalem Mangkunegara, Jumat.

Terkait keberadaan putera-putera maupun isteri KPH Sandjoyo, Lilik mengaku tak berhak memberi keterangan lantaran itu menjadi wewenang keluarga.
“Yang jelas, beliau (KPH Sandjoyo-red) kan putera raja. Soal siapa saja puteranya dan isterinya saya tak berhak memberikan informasi karena itu wilayah privasi keluarga,” paparnya.

Sementara itu, kerabat Mangkunegaran, serta karangan bunga ungkapkan belasungkawa dari berbagai kalangan tampak terlihat di pelataran dalem Mangkunegaran, termasuk dari Tedjowulan.

asa

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…