Jumat, 25 September 2009 16:06 WIB Karanganyar Share :

Pascalibur Lebaran, pencari kartu kuning melonjak

Karanganyar (Espos)–Pascalibur Lebaran, kantor-kantor pelayanan publik di Kabupaten Karanganyar langsung diserbu masyarakat. Salah satunya di kantor Dinsosnakertrans Karanganyar.

Dalam tempo dua hari terakhir, jumlah pencari kartu kuning di kantor ini mencapai 194 orang. Pada hari-hari biasa sebelum Lebaran, jumlah pencari kartu kuning hanya sekitar 30 orang per hari.

Pantauan Espos, Jumat (25/9), jumlah pencari kartu kuning yang menjadi salah satu syarat untuk pendaftaran tes CPNS di kantor setempat sudah mengalami lonjakan yang cukup besar. Padahal, sampai sekarang masih belum jelas kapan waktu pendaftaran dan formasi apa saja yang di butuhkan Pemkab Karangayar pada penerimaan CPNS tahun 2009 ini.

Data di Dinsonakertrans Karanganyar sendiri menunjukkan jumlah pencari kartu kuning sejak Januari hingga saat ini sudah terdapat 5.030 orang.

Agus Ari Susilo, salah satu pencari kartu kuning, mengaku mencari kartu kuning untuk persyaratan tes di Departemen Tenaga Kerja di Jakarta. Dirinya memilih mengincar pendaftaran CPNS di Ibukota karena hingga saat ini belum mengetahui formasi yang ada di Kabupaten Karanganyar.

“Sedangkan tes CPNS di Jakarta sudah cukup jelas,” akunya.

Sementara Yuni, pencari kartu kuning yang lain, mengaku hanya melegalisir kartu kuning yang sudah ada guna melengkapi pemberkasan tenaga honorer di Pemkab Karanganyar.

“Mumpung longgar, saya sempatkan untuk melegalisir kartu kuning untuk pemberkasan CPNS,” kata dia.

dsp

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…