Jumat, 25 September 2009 18:37 WIB News Share :

Parpol mulai pasang target menangi Pilkada 2010

Semarang (Espos)–Sejumlah partai politik (Parpol) sudah mulai memasang target memenangi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2010 yang akan berlangsung di 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Ke-17 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada itu masing-masing Kota Pekalongan, Kebumen, Kota Semarang, Rembang, Purbalingga, Surakarta, Boyolali, Blora, Kendal, Kota Magelang, Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Purworejo, Wonosobo, Wonogiri, Klaten dan Pemalang.

Sekretaris DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng, Fuad Hidayat menyatakan optimistis bisa memenangi sejumlah Pilkada di beberapa kabupaten/kota yang menjadi basis PKB.

“Dari analisa kami, memiliki peluang besar memenangani Pilkada di Wonosobo, Kendal, Rembang, dan Pemalang kemungkinan juga daerah lain,” ujarnya kepada wartawan di Semarang, Jumat (25/9).

Pasalnya sambung ia, keempat daerah itu merupakan basis partai, serta merupakan kantong Nadlatul Ulama (NU). Bahkan di Wonosobo dan Kendal, PKB bisa mengusung calon bupati sendiri, sedang di Rembang dan Pemalang berkoalisi dengan Parpol lain.

Untuk merealisasikan target tersebut, jelas Fuad dalam waktu dekat akan segera melakukan konsolidasi dengan 17 DPC PKB yang akan menggelar Pilkada.

“Nantinya akan membentuk desk pilkada di masing-masing daerah itu. Selain itu juga menyiapkan survey untuk menjaring kader-kader yang akan kita usung,” paparnya.

Terpisah Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng, Arif Awaludin menargetkan pada Pilkada 2010 dapat meraih kemenangan di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Boyolali, dan Wanogiri.

Target itu, menurut dia tidak berlebihan sebab selama ini empat daerah tersebut suara PKS sangat signifikan.

“Ini dibuktikan pada Pemilu legislatif 2009 perolehan kursi DPRD cukup banyak sehingga kader PKS menempati unsur pimpinan dewan (Pimwan) di daerah bersangkutan,” ujar Arif.

Sedang Ketua DPD I PDIP Jateng, Murdoko menargetkan bisa memenangi Pilkada di 17 kabupaten/kota, kendati pada Pemilu legislatif 2009 terjadi penurunan suara di sejumlah daerah.
Untuk itu persiapan dalam menyongsong Pilkada akan berbeda dibanding persiapan Pemilu legislatif. Persiapan telah dimulai sejak Oktober 2009 dengan melakukan survei calon bupati/walikota yang akan diusung.

“Persiapan Pilkada dilakukan semaksimal mungkinan, termasuk dengan memunculan figur calon baupati/walikota yang sesuai dengan daerah bersangkutan,” tandas dia.

Murdoko menambahkan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin mengusung kader partai untuk maju dalam Pilkada. Meskipun tidak menutup calon dari luar partai.

oto

lowongan kerja
lowongan kerja PT SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Etika dan Hukum di Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/6/2017), Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS Solopos.com, SOLO–Baru saja kita melihat fenomena tindakan persekusi, yakni tindakan pemburuan secara sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti atau diintimidasi dan dianiaya karena mengekspresikan…