Jumat, 25 September 2009 21:27 WIB Sport,Solo Share :

Kans Persis gunakan APBD tertutup

Solo (Espos)–Nasib Persis Solo masih terkatung-katung. Harapan mendapat suntikan dana dari APBD untuk mengikuti kompetisi Divisi Utama musim ini akhirnya tertutup sudah.

Dalam audensi antara pengurus Persis dengan Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), Jumat (25/9) di ruang dinas walikota, ditegaskan bahwa penggunaan dana APBD tidak sesuai dengan regulasi. Pemkot Solo tidak bisa menganggarkan dana untuk Persis dalam dua tahun beruntun.

“Persis tidak bisa menggunakan dana APBD. Tidak ada celah sekecil apapun untuk hal itu. Kami sudah berdiskusi dengan bagian hukum, Sekda (Sekretaris Daerah) dan Kantor Keuangan. Regulasinya tidak memungkinkan. Soal daerah lain, saya yakin juga tidak memungkinkan pakai ABPD dua tahun beruntun,” kata Jokowi kepada wartawan seusai pertemuan.

Tahun lalu Laskar Sambernyawa masih mendapat suntikan dana APBD yang dikucurkan melalui KONI Solo. Kini tanpa APBD, Persis terancam gagal ikut kompetisi karena belum memiliki sumber dana. Jokowi sendiri berharap Laskar Sambernyawa tidak mundur. Namun ia mengaku belum menemukan solusi terkait masalah pendanaan.

Mengenai kemungkinan mencari dana dari pengusaha lokal Solo, peluangnya dinilai Jokowi sangat kecil. Dari pengalaman sebelumnya, Persis tidak bisa berharap banyak pada alternatif tersebut.

“Kalau saya pinginnya Persis tetap ikut kompetisi, tapi dananya itu dari mana. Kami serahkan kepada manajemen untuk mencari sumber dana lain. Tapi sepertinya tidak bisa mengharapkan bantuan dari pengusaha-pengusaha lokal. Kemarin-kemarin cara seperti itu kan sudah dicoba,” ujar Jokowi.

Selepas audensi, pengurus harian Persis, yang antara lain diwakili Ketua Harian, Yosca Herman Sudrajat dan Sekretaris, Ruhban Ruzziyatno, langsung menggelar rapat internal. Namun dalam rapat dadakan itu belum dicapai solusi final. Rencananya pengurus akan melaporkan hasil pertemuan itu kepada Ketua Umum Persis, FX Hadi Rudyatmo.

Nasib Persis rencananya bakal diputuskan dalam satu pekan ke depan. Pengurus kini bakal menjajaki solusi pemecahan terakhir, yaitu menggali dana dari pihak sponsor.

yms

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…