Jumat, 25 September 2009 16:51 WIB News Share :

BBI Salatiga dijebol, 1,5 ton lele hilang

Salatga (Espos)–Balai Benih Ikan (BBI) Kota Salatiga yang berada di Kelurahan Tingkir Tengah, Tingkir, diduga dijebol orang tak dikenal, Kamis (24/9) malam. Akibatnya lele siap panen seberat 1,5 ton di salah satu kolam di BBI tersebut hilang.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perikanan dan Peternakan Kota Salatiga, Ir Husnani, melalui Kepala Bidang (Kabid) Perikanan, Ir Tridjoko, dalam penjelasannya kepada wartawan menyebutkan kerugian akibat kejadian itu mencapai belasan juta rupiah.

Dikatakan dia, jebolnya kolam lele di BBI setempat baru diketahui petugas, Jumat (25/9) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB.

“Kapasitas kolam yang jebol sebenarnya mencapai sekitar 2,5 ton. Tetapi pada saat diketahui, masih ada sebagian yang tertinggal. Dengan demikian jika diasumsikan harga per kuintalnya Rp 1 juta, kerugiannya mencapai belasan juta rupiah,” ungkapnya ketika ditemui di sela-sela meninjau langsung kolam lele yang jebol, didampingi Kasi Produksi Perikanan, Ir Listya Agung Wahono, Jumat.

Tridjoko memaparkan, kolam yang jebol lokasinya berada di bagian ujung paling selatan dan berdekatan dengan pagar pembatas yang memisahkan kompleks BBI dan areal persawahan warga. Pihaknya mencurigai kolam tersebut sengaja dijebol, sehingga membuat lele-lele siap panen di dalamnya berenang menuju saluran pembuangan, mengarah ke saluran iriasi di luar kompleks BBI.

“Terlebih memang tidak sulit untuk menjebol kolam tersebut. Selain itu ada tanda-tanda kolam BBI telah menjadi incaran orang tidak bertanggung jawab. Salah satunya adalah pemotongan beberapa batang besi di pintu saluran air terluar,” imbuhnya. Terkait kecurigaan dan indikasi pencurian itu, pihak BBI telah melaporkannya ke Polsek Tingkir untuk dilakukan upaya penyelidikan lebih jauh.

Sementara itu sejumlah petugas Polsek Tingkir yang mendapat laporan kasus itu langsung terjun ke lokasi perkara kejadian perkara. Selain memeriksa lubang ke arah saluran pembuangan di kolam lele yang jebol, Polisi juga meminta keterangan dari beberapa petugas jaga di kompleks BBI Kota Salatiga.

Dari hasil penyelidikan sementara, Polisi menguatkan kecurigaan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Perikanan, dan Peternakan mengenai kemungkinan kesengajaan dan upaya pencurian.
“Apalagi kalau melihat cara menjebolnya sangat gampang, tinggal mengangkat pipa saringan di lubang pembuangan,” ungkap petugas Babinkamtimbas Kelurahan Tingkir Tengah, Tingkir, Aiptu Wiradad Amin, mewakili Kapolsek Tingkir  AKP Rozil Manan dan Kapolres Salatiga AKBP Agus Rohmat SIK.

try

lowongan kerja
lowongan kerja HORIZON, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Masuk SMK Dapat BMW

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (10/6/2017). Esai ini karya Sriyanto Danoesiswoyo, guru di SMKN 3 Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah sriyanto_ds@yahoo.co.id Solopos.com, SOLO — Tahun pelajaran 2016/ 2017 segera berakhir dan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem…