Jumat, 25 September 2009 12:44 WIB News Share :

2 Bocah diinjak gajah di Candi Borobudur

Magelang– Rahma Lilautan (11) dan Ari Setyarini (9) riang bukan kepalang saat menunggang gajah di Candi Borobudur. Namun, tiba-tiba gajah yang ditungganginya mengamuk saat berebutan minuman. Dua bocah itu pun terluka.

Kejadian naas ini terjadi di Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (25/9) pukul 10.15 WIB.

Kisah bermula saat pasangan Sudiyo (46) dan Subekti (43) mengajak buah hatinya pergi berlibur Lebaran.

Mereka mengunjungi tempat penangkaran dan wisata gajah, yang berlokasi di sisi kiri Candi Borobudur. Rahma Lilautan (11) dan Ari Setyarini (9), menunggang gajah yang bertarif dolar itu.

“Saat itu ada 5 ekor gajah milik Candi Borobudur. Salah satu pawang memberikan minum. Para gajah rebutan minuman. Salah satu dari gajah itu ngamuk dan akhirnya Rahma dan Ari jatuh. Ari diduga terinjak,” kata saksi mata, Fajar Prasetyo Aji, yang juga kakak Rahma dan Ari ini.

Rahma lalu dilarikan ke RSUD Muntilan. Sedangkan Ari dilarikan ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Rahma tampak tengah menjalani rontgen.

“Ari lebih parah daripada Rahma. Karena saya lihat baju satpam yang menyelamatkan anak saya tampak berlumuran darah. Lalu saya bawa ke rumah sakit dengan mobil ambulans milik PMI,” kata ayahanda Rahma dan Ari, Sudiyo.

Sudiyo meminta ada perhatian khusus dari pengelola Taman Wisata Candi Borobudur. Hingga kini, belum ada keterangan dari pengelola Taman Wisata Candi Borobudur.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…