Kamis, 24 September 2009 15:30 WIB Boyolali Share :

Lagi, bocah tewas di pemandian umum

Boyolali (Espos)–Orangtua harus mengawasi secara ketat anak-anaknya yang berenang di pemandian umum. Pasalnya, tragedi bocah tewas setelah berada di lokasi pemandian umum kembali terulang.

Kali ini terjadi di tempat pemandian umum milik Sauman di Dukuh Mojosari RT 03/RW III, Desa Keyongan, Kecamatan Nogosari, Rabu (23/9) sore.
Pemandian umum milik pribadi yang diresmikan pada Agustus kemarin itu menelan korban jiwa seorang bocah berusia 12 tahun bernama Afif Rizki Fauzi.

Warga Desa Sidorejo RT 03/RW I ini tewas setelah tenggelam selama kurang lebih tiga menit di dalam kolam sedalam kurang lebih 175 sentimeter.
“Setelah dievakuasi dari kolam dan hendak dibawa ke rumah sakit, anak itu keburu meninggal dalam perjalanan,” ujar Camat Nogosari, Jarot Purnomo kepada Espos Kamis (24/9).

Menurut laporan Kepala Desa Keyongan, jelas Jarot, bocah itu dikenal bisa berenang. Secara fisik pun korban terbilang sehat dan tidak mengidap suatu penyakit apapun.

“Anak itu (korban) merupakan atlet badminton tingkat karesidenan (Surakarta). Main badmintonnya bagus,” sambung Jarot.

Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu pemandian yang hanya memiliki satu kolam besar itu dipadati pengunjung yang jumlahnya mencapai 200 orang. Saat korban berenang, ibunya yakni Sri Hartati tidak berada jauh darinya.

Entah kenapa apa, tiba-tiba korban tenggelam selama kurang lebih tiga menit sebelum akhirnya diangkat dari kolam renang. Saat diangkat korban sudah tidak sadarkan diri.

Korban lantas dibawa ke Rumah Sakit Umum Simo. Sayangnya, belum sampai di rumah sakit, nyawa korban tak terselamatkan.

Jarot menyayangkan hingga peristiwa mengenaskan ini terjadi. Sehari sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Pemandian Umbul Tlatar.
Korbannya Kris Maulana, 12, warga Kalijambe, Sragen. Bedanya, Kris meninggal karena penyakit jantung akutnya kambuh.

Ia pun tewas dalam perjalanan saat hendak dilarikan ke RSU PKU Aisiyah Tingkil.

kha

lowongan kerja
lowongan kerja KLINIK PRATAMA WHITE ROSE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…