Kamis, 24 September 2009 18:05 WIB Klaten Share :

80 Jabatan Sekdes kosong

Klaten (Espos)--Sedikitnya 80 kursi jabatan Sekretaris Desa (Sekdes) di wilayah Klaten saat ini dalam kondisi kosong. Kekosongan tersebut terjadi karena habisnya masa jabatan pengampu Sekdes bersangkutan.

Akibatnya, menurut Ketua Forum Komunikasi Sekretaris Desa (FKSD) Klaten, Suryo Hadiyanto, Kamis (24/9), banyak pejabat di bawah Sekdes yang akhirnya memegang tambahan jabatan dengan menjadi Penjabat sementara (Pjs) Sekdes. Kondisi tersebut membuat para perangkat desa di bawah Sekdes tidak bisa bekerja maksimal melayani masyarakat.

“Kaur dan Kadus yang melakukan Pjs,” tukasnya saat ditemui wartawan di salah satu rumah makan (RM) di Klaten.

Posisi Sekdes dinilai vital mengingat perannya sebagai pendamping Kepala Desa (Kades). Dari sedikitnya 80 jabatan Sekdes kosong itu, kecamatan dengan jumlah Sekdes kosong terbanyak ada di Juwiring dan Karangdowo yang mencapai lebih dari lima kursi kosong. Sejumlah wilayah seperti Desa Muruh, Desa Mlese, Desa Jabung, Gantiwarno juga mengalami kekosongan Sekdes.

Saat ini sebenarnya posisi Sekdes mulai diisi oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun, seiring proses tersebut, peminat posisi Sekdes terbilang kecil. Hal ini terjadi karena gaji sebagai PNS Sekdes yang ditawarkan dipandang terlalu kecil dibandingkan dengan tugasnya.

Oleh karenanya, beberapa waktu lalu pihaknya bersama paguyuban Kades dan perangkat desa se-Klaten Bhakti Manggala melakukan desakan untuk menambah kesejahteraan para PNS Sekdes itu.

haa

lowongan kerja
lowongan kerja SMK MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…