Rabu, 23 September 2009 16:44 WIB Hukum,Solo Share :

Tes DNA terhadap empat jenazah penggerebekan dinilai tidak adil

Solo (Espos)–Tim kuasa hukum Bagus Budi Pranoto alias Urwah dan Ario Sudarso alias Aji menilai adanya diskriminasi dalam melakukan tes DNA terhadap empat orang yang tewas dalam penggerebekan di Kepuhsari RT 03/RW XI Mojosongo, Jebres.

“Ada empat orang yaitu Noordin dan tiga orang lainnya. Tapi mengapa untuk yang tiga orang ini tes DNA-nya baru dilakukan setelah Lebaran,” ungkap Sekretaris Islamic Study and Action Center (ISAC), Endro Sudarsono dalam jumpa pers di salah satu masjid di Tipes, Serengan, Rabu (23/9).

Tiga orang lainnya yang tewas adalah Bagus Budi Pranoto alias Urwah dan Ario Sudarso alias Aji serta pengontrak rumah Susilo alias Adib. Dia mengatakan, sampel pembanding dari pihak keluarga Urwah, Ario dan Susilo untuk melakukan tes DNA sebenarnya telah dikirim dari Dokkes Polwil Surakarta ke Mabes Polri sejak Kamis (17/9) sore setelah penggerebekan.

Endro mengatakan, adanya perbedaan tersebut
menjadikan pengurusan tiga jenazah berlarut-larut. Dia menambahkan, informasi yang telah diterima pihaknya dari Kompol Hasibuan anggota Satgas Bom Mabes Polri, mereka diminta datang ke Jakarta, Jumat (25/9) pagi.

Ketua ISAC Muh Kurniawan menjelaskan, rencananya pihaknya akan berangkat ke Jakarta bersama ayah Urwah, Isman serta adik Ario, Sardi Hadi Priyanto. “Kedatangan ke RS Sukanto untuk mengidentifikasi dan memastikan secara langsung apah benar, jika benar akan langsung dipulangkan,” kata Kurniawan.

Rencananya, jenazah Urwah akan dimakamkan di Pemakaman Bulu yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumahnya di Mijen RT 08/RW I Kaliwungu, Kudus. Sedangkan, untuk Ario akan dimakamkan di Kedungjampang, Karangreja, Kutasari, Purbalingga.

dni

LOWONGAN KERJA
DR. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Lebaran dan Wartawan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (23/6/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Ilmu Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Lebaran tinggal menghitung jam. Semua sibuk menyambut. Tak terkecuali barisan juru…