Rabu, 23 September 2009 16:18 WIB Klaten Share :

Sistem buka tutup jalur berlaku di Klaten

Klaten (Espos)–Arus balik yang terjadi di wilayah Klaten makin padat, Rabu (23/9). Kepadatan mulai terjadi sejak Selasa (22/9) malam dan memuncak hingga hari ini.

Kepadatan arus balik tersebut terasa di sejumlah titik seperti di jalur menuju Yogyakarta di wilayah perbatasan Klaten Kota hingga Terminal Jonggrangan. Kemacetan di wilayah tersebut tak terhindarkan, kendati jumlah lajur kendaraan menjadi bertambah satu menjadi tiga lajur secara otomatis di jalur jalan menuju arah Yogyakarta.
Akibatnya petugas kepolisian Polres setempat memberlakukan sistem buka tutup di beberapa persimpangan terkait. Bahkan, berdasarkan pantauan Espos, petugas juga menambah satu lajur lagi di jalur jalan menuju arah Solo untuk digunakan para pemudik yang melaju menuju arah Yogyakarta.

Kemacetan dikeluhkan oleh para pengguna jalan. Sejumlah pengguna kendaraan roda empat mengeluhkan adanya bus yang nekat berdesak-desakan dalam kemacetan, sehingga menambah ruwet jalur yang ada.
“Saling nekat, jadinya malah tidak teratur, dan jadi tambah lama,” kata Indratmi, 50, salah seorang pengguna jalan kepada Espos.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Prambanan, Klaten. Penumpukan kendaraan terjadi sejak Selasa (22/9). Kapolres Klaten AKBP Tri Warno Atmojo melalui Kapolsek Prambanan AKP Heru Setyaningsih yang memantau lokasi mengungkapkan, kondisi macet terjadi sejak Selasa (22/9). Kemacetan tidak hanya terjadi di jalur menuju arah Yogyakarta, namun juga terjadi untuk kondisi sebaliknya. Kemacetan terjadi sepanjang lebih dari 4 kilometer mulai dari lokasi Obyek Wisata Candi Prambanan hingga wilayah Pasar Taji, Prambanan.

haa

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…