Rabu, 23 September 2009 16:35 WIB Boyolali Share :

Hendak mandi, bocah tewas di Tlatar

Boyolali (Espos)–Nasib naas dialami seorang bocah berusia 12 tahun bernama Kris Maulana. Ia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit begitu penyakit jantungnya kambuh saat ia hendak menghabiskan liburan lebaran dengan berenang di Pemandian Umbul Tlatar, Boyolali, Selasa (22/9).

Menuruti informasi yang dihimpun, bocah malang itu berasal dari Dusun Sambirambe RT 06/RW III, Desa Sambirambe, Kecamatan Kalijambe, Sragen. Ia datang ke pemandian tersebut bersama keluarganya pagi hari.

Sebelum ia terjun ke kolam pemandian, ia bergegas ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya. Saat hendak bersalin tiba-tiba ia jatuh terduduk. Kejadian itu diketahui oleh pasangan Sukardi, 49 dan Eni Supatmi 46, warga Dukuh Gatak, Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali.

Kedua saksi kemudian melaporkan peristiwa itu ke orangtua korban. Korban sempat diberi minuman teh oleh orangtuanya sebelum akhirnya tak sadarkan diri. Orangtua korban pun panik.

Oleh warga setempat orangtua korban diarahkan untuk membawa anaknya ke RS PKU Aisiyah Tingkil. Sayangnya, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dari Puskesmas Boyolali, korban diduga meninggal akibat penyakit jantung akutnya kambuh. Hasil visum yang dilakukan oleh dokter puskesmas pun menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiyaan. Selanjutnya janazah korban dibawa pulang orangtuanya ke Sragen.

kha

lowongan kerja
lowongan kerja BMT DINAR MULYA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Fetisisme Ramadan

Gagasan Harian Solopos edisi Rabu (14/6/2017) ini karya Bagus Kurniawan, dosen Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya UNS. Solopos.com, SOLO–Gejala yang terjadi akhir-akhir ini menunjukkan Ramadan mengalami anomali. Dalam paradigma spiritualitas Islam, Ramadan dianggap sebagai bulan bagi umat Islam utuk…