Selasa, 22 September 2009 20:11 WIB Sragen Share :

Stok darah PMI mulai menipis

Sragen (Espos)–Stok darah di UTD PMI Sragen mulai menipis dibandingkan satu pekan sebelum bergulirnya momen Lebaran. Pun demikian, permintaan terhadap darah di instasi setempat belum menunjukkan peningkatan tajam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, stok darah di PMI hanya tersedia 34 kantong darah golongan A. Sementara, golongan darah B, O, dan AB dipastikan mulai habis sejak dua hari terakhir.

“Memang kondisi darah di sini seperti itu. Untungnya, kasus kecelakaan di sini tidak menonjol. Biasanya permintaan darah berasal dari keluarga yang sedang melahirkan saja,” kata salah satu petugas di UTD PMI Sragen, Yuni saat ditemui Espos di kantornya, Selasa (22/9).

Dia mengatakan, antisipasi yang dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan naiknya permintaan darah, yakni dengan melakukan koordinasi dengan UTD daerah lain. Cepat habisnya stok darah di PMI selama Lebaran kali ini salah satunya dipengaruhi daerah pelayanan UTD PMI Sragen mencapai daerah Sragen dan Ngawi.

“Meskipun Lebaran, sejumlah petugas masih melakukan penjagaan di kantor UTD PMI Sragen. Hal ini untuk melayani masyarakat,” jelasnya.

pso

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…