Senin, 21 September 2009 16:59 WIB News Share :

Pembunuhan Ana berlangsung sangat cepat

Jakarta–Tragedi pembunuhan yang dialami Ana Miriana,27,diprediksi berlangsung sangat cepat. Kurang dari satu jam sejak ditinggalkan keluarganya, Ana ditemukan sudah tak bernyawa lagi.

Menurut Kanit Reskrim Polsek kelapa Dua, Tangerang, Aiptu Budi, orang terakhir yang meninggalkan rumah Ana di Islamic Village tersebut berkisar antara jam 06.30-07.00 WIB.

“Jam 7 kurang dikit masih ada orang,” kata Budi saat dihubungi, Senin (21/9).

Saat itu, 20 September kemarin, seluruh keluarga, kecuali Ana memang akan berangkat ke masjid untuk menunaikan ibadah Salat Idul Fitri. Waktu tempuh antara rumah Ana dan masjid sekitar 15 menit.

Keluarga Ana baru kembali tiba di rumah sekitar pukul 08.00 WIB. Adik Ana, Iqbal adalah orang pertama yang menemukan kakaknya sudah terbujur kaku.

Kondisi di sekitar rumah Ana juga terbilang sepi. Seluruh petugas keamanan yang biasa mengontrol perumahan Islamic Village ikut salat. Alhasil, kawanan perampok menjadi bebas melakukan aksinya.

Mereka, lanjut Budi, diduga masuk melalui pintu belakang rumah Ana. Saat didesak apakah ada kemungkinan keterlibatan orang dekat dalam kasus ini, Budi menolak menjawab.

Selain membunuh Ana, kawanan perampok itu juga berhasil menggondol motor, uang Rp 2 juta dan Blackberry milik korban. Jenazah Ana kini telah dimakamkan di TPU Tangerang.
dtc/tya

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Krisis Kepribadian

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (19/7/2017). Esai ini karya Indra Tranggono, pengamat budaya yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah indra.tranggono23@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Manusia harus menjadi majikan (penguasa) atas hawa nafsunya. Artinya ia berdaulat…