Senin, 21 September 2009 19:55 WIB Internasional Share :

El Nino tahun ini diduga ringan

Los Angeles– El Nino tahun ini akan ringan, sehingga menyamai pola pada 2006 dan 2007, kata beberapa ahli cuaca dalam pernyataan yang disiarkan Minggu (20/9) waktu setempat.

Alunan air panas di bagian timur Samudra Pasifik akan menjadi pelepasan, dalam hal pengendapan di atas wilayah California, yang terpanggang sinar sengatan matahari, kata peneliti Laboratorium Peluncur Jet (JPL) Bill Patzert kepada San Diego Union-Tribune.

“El Nino ini tentu saja lemah,” kata Patzert.

Ia menambahkan pola tahun ini menyamai El Nino ringan pada 2006-2007, yang membuat bendungan dan lapisan salju di California kekurangan apa yang telah dikatakan para ahli air sebagai “akhir dari lima tahun kemarau”.

Kendati pola aliran kuat masih memperlihatkan California mungkin memperoleh musim dingin, kemungkinan banjir dan hujan sangat lebat pupus, kata beberapa ahli cuaca sebagaimana dikutip oleh surat kabar tersebut.

“Kami bersiap menghadapi musim kering 2010,” kata Elissa Lynn, ahli-cuaca senior dari Departemen Sumber daya Air milik negara, dalam satu wawancara dengan harian itu.

El Nino adalah nama yang diberikan kepada perubahan arus di Pasifik yang menggerakkan arus dan jalur badai dari garis vektor normal. El Nino kuat dapat membuat dataran rendah pantai California Selatan menghadapi curah hujan tahunan tiga kali lipat daripada normal 10-12 inci.

El Nino tahun ini tampaknya melenceng dari awal yang kuat, tapi hanya bersifat ringan.   Patzert mengatakan sudah tiba saatnya untuk menemukan nama baru buat El Nino ringan, sehingga masyarakat tidak bingung.

“Kita harus menyimpan nama El Nino buat peristiwa yang benar-benar besar yang hanya terjadi setiap 12 sampai 14 tahun,” katanya.  “Itu sebenarnya mengikis kondisi dapat dipercayanya ahli cuaca dan peramal cuaca jangka panjang,” katanya.
Ant/tya

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…