Jumat, 18 September 2009 16:35 WIB Sukoharjo Share :

Stok darah PMI Sukoharjo jelang Lebaran cukup

Sukoharjo (Espos)–Persediaan darah menjelang Hari Lebaran di Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Sukoharjo masih mencukupi. Namun, untuk dua jenis golongan darah yakni, A dan AB stoknya mulai menipis, kendati demikian PMI setempat memastikan kondisi tersebut masih aman.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cabang Sukoharjo, dr Kardoyo melalui petugas UTD, Ratna mengatakan hingga beberapa hari mendekati Lebaran persediaan darah tinggal 117 kantong.

“Sejauh ini tidak ada masalah, karena baru beberapa hari lalu kami juga telah mengirim suplai darah ke tiga rumah sakit yakni, RS Umum Daerah (RSUD), RS Islam Yarsis dan RS Orthopedi, ketiga RS tersebut merupakan bank darah kami,” terangnya ketika ditemui Espos, Jumat (18/9) di sekretariat PMI Sukoharjo.

Dia merinci, untuk darah B jumlah yang masih tersedia tinggal 45 kantong, begitu juga dengan darah O. Sementara untuk golongan A jumlahnya hanya 22 kantong dan darah AB yang tersedia hanya lima kantong. Dia mengatakan, selama bulan puasa ini kegiatan transfusi darah masih aktif dilakukan seperti oleh kelompok karang taruna. Hanya saja, waktu pelaksanaannya biasanya dilakukan malam hari.

“Walaupun jumlahnya sedikit tapi golongan darah A dan AB selama ini tidak banyak dibutuhkan, jadi tidak ada masalah. Namun, kalaupun ada kejadian mendadak atau masyarakat membutuhkan darah biasanya kami akan minta bantuan suplai darah dari PMI Cabang di daerah lain,” katanya.

Ditambahkan dia, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, PMI Sukoharjo masih akan buka hingga Sabtu (19/9). “Kami hanya libur pada tanggal merah. Jadi tanggal 23 September kami sudah buka kembali,” ujarnya.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi kebutuhan darah selama bulan puasa, PMI setempat telah mengintensifkan kegiatan donor darah di sejumlah instansi dan beberapa tempat seperti sekolah dan pabrik.

ufi

lowonga kerja
lowongan kerja penerbit duta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…