Jumat, 18 September 2009 20:30 WIB Info Mudik,Karanganyar Share :

Obyek wisata berlomba-lomba pikat pemudik

Karanganyar (Espos)–Obyek-obyek wisata di Bumi Intanpari mulai berbenah menyambut datangnya libur Lebaran. Berbagai atraksi kesenian tradisional pun disiapkan untuk menambah daya tarik wisatawan, yang diprediksi bakal didominasi para pemudik.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Karanganyar, Sutarno, mengatakan kawasan wisata Tawangmangu sejauh ini masih menjadi daerah tujuan utama para wisatawan. Diprediksi, pada libur Lebaran mendatang juga bakal dipadati para pemudik yang ingin berlibur seusai berlebaran bersama keluarganya.

“Untuk menyambut pengunjung, pengelola obyek wisata sudah menyiapkan berbagai atraksi seni dan budaya, di samping mengoptimalkan potensi yang ada di tempat tersebut. Kami prediksi, pengunjung Tawangmangu selama libur Lebaran mendatang bakal melonjak dari hari-hari biasa,” kata Sutarno, saat ditemui Espos di Karanganyar, Jumat (18/9).

Grojogan Sewu, Taman Balekambang dan kawasan puncak Cemorokandang, kata Sutarno, diperkirakan menjadi daerah-daerah favorit kunjungan para pemudik. Apalagi, jalan tembus Tawangmangu-Magetan juga sudah digarap sedemikian rupa.

“Akan banyak pemudik yang penasaran dengan keberadaan jalan tembus. Bisa saja, mereka akan menyusuri jalan tembus, atau refreshing ke puncak untuk melihat langsung proyek jalan tembus itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Agrowisata Sondokoro juga menyiapkan serangkaian atraksi kesenian untuk menyambut para pengunjung selama libur Lebaran. Sejak Selasa (22/9) hingga Minggu (27/9) mendatang, Sondokoro menampilkan atraksi reog, barongsai, kuda lumping, badut sulap dan lesung loroblonyoh.

“Gebyar Lebaran Sondokoro ini diset untuk satu pekan. Harapannya, bisa mendongkrak jumlah pengunjung. Kalau tahun 2008 lalu, total jumlah pengunjung Sondokoro antara 900.000 orang. Khusus libur Lebaran nanti, ditarget ada kunjungan sebanyak 50.000 orang selama sepekan,” kata Manajer Agrowisata Sondokoro, Megantoro, saat ditemui di kantornya.

Di kawasan Agrowisata Sondokoro sendiri, kata dia, telah dilengkapi wahana baru yakni terapi ikan. Di samping itu, wahana lama juga akan dioptimalkan, seperti flying fox, jembatan gantung, water boom, jalan refleksi, serta ikon Agrowisata yakni kereta uap.

“Kebetulan juga, saat ini masih musim giling tebu. Jadi, selama libur Lebaran nanti, pengunjung bisa juga kami ajak untuk wisata edukasi, melihat proses giling tebu secara langsung. Ini jadi unggulan kami juga pada tahun ini. Kalau tiket masuk, tidak berubah. Masih sama Rp 3.000/orang,” ujarnya.
dsp

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Membumikan Politik Profetik

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (17/7/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id.  Solopos.com, SOLO–Saya tidak bermaksud berutopia bila dalam esai ini mewacanakan kembali politik profetik. Dalam ranah wacana, politik profetik…