Jumat, 18 September 2009 20:13 WIB Internasional Share :

MILF
Kematian Noordin jadi pukulan keras bagi JI Filipina

Cotabato–Kematian teroris paling berbahaya di Asia Tenggara, Noordin M Top, menjadi pukulan besar bagi para militan di selatan Filipina. Tewasnya Noordin diperkirakan akan menghentikan sementara aksi bom di Filipina.

“Kabar kematian Noordin menjadi pukulan keras bagi militan Jamaah Islamiyah (JI) di Mindanao. Mereka nampaknya akan berhenti melakukan aksi pemboman untuk sementara waktu,” ujar juru bicara Front Islam Liberal Moro (Moro Islamic Liberation Front/MILF), Edi Kabalu, seperti dilansir AFP, Jumat (18/9).

Badan Koordinasi Intelijen Nasional menyebutkan sekitar 30-40 anggota militan JI diketahui berada di Pulau Mindanao, Filipina. Jaringan ini dianggap yang paling bertanggung jawab atas serangan teroris dan kerusuhan di Filipina. Dan Noordin dipercaya telah membantu anggota-anggota JI di selatan Filipina, markas kelompok pemberontak Muslim.

Noordin juga diyakini memiliki hubungan dekat dan menjadi ilham bagi Umar Patek dan Dulmatin, militan Indonesia yang menjadi buron atas kasus pemboman klub malam di Bali tahun 2002 lalu, yang menewaskan 202 orang, sebagian besar turis asing.

Menurut seorang sumber dari intelijen militer Filipina, Patek dan Dulmatin memasuki wilayah Mindanao melalui perbatasan selatan Filipina, tahun 2003. Setahun kemudian mereka diduga membantu kelompok militan Abu Sayyaf dalam aksi pemboman kapal feri di Teluk Mindanao yang menewaskan lebih dari 100 orang. Peristiwa ini disebut-sebut sebagai serangan teroris terbesar di Filipina.

Sementara Direktur Eksekutif Institut Kekerasan Politik dan Riset Terorisme Filipina, Rommel Banlaoi, juga mengatakan kematian Noordin menjadi pukulan keras bagi JI di Mindanao.

“Noordin menjadi sumber inspirasi bagi militan JI di sini, semuanya menjadi afiliasi radikal yang terkait dengannya. Kematiannya menurunkan semangat sebagian anggota JI di sini,” kata Banlaoi.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…