Jumat, 18 September 2009 14:48 WIB Klaten Share :

2.500 Pemudik turun di Klaten

Klaten (Espos)–Arus mudik di wilayah Klaten mulai terasa. Sedikitnya 2.500 pemudik turun di Klaten melalui jalur Kereta Api (KA), dan ratusan kendaraan tiap menitnya melintas di Klaten, pada Jumat (18/9).

Kendati demikian, untuk jalur transportasi angkutan umum dalam bentuk bus dari pantauan Espos, tidak terlihat adanya lonjakan signifikan. Petugas Terminal Jonggrangan, Klaten, Suparno saat ditemui Jumat (18/9) mengungkapkan, lonjakan arus mudik untuk terminal belum terasa.

Bus jurusan Antarkota Antarprovinsi (AKAP) asal Jakarta yang masuk ke terminal baru berada di angka 25 hingga 30 unit per harinya.

“Itu masuknya yang malam. Sementara bus regular (jurusan Yogyakarta-Solo) yang masuk ke terminal juga masih tetap sama yakni 60 unit per rate,” terang dia di kompleks Terminal Jonggrangan, Klaten.

Sementara di Stasiun KA Klaten, kenaikan jumlah pemudik mencapai 500% dari hari biasanya. Hal tersebut diperkirakan terjadi karena sudah banyak pekerja yang menikmati masa libur mereka.

haa

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Defisit, Utang, dan Pertumbuhan

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (13/7/2017). Esai ini karya Muhammad Husein Heikal, peneliti di Economic Action (EconAct) Indonesia. Alamat e-mail penulis adalah huseinheikal@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Defisit anggaran diperlebar, utang luar negeri ditambah, maka pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak. Begitulah yang bisa…