Kamis, 17 September 2009 18:50 WIB Internasional Share :

Tidak ingin diklaim negara lain, Malaysia patenkan masakan khasnya

Kuala Lumpur–Malaysia berniat untuk mematenkan beberapa masakan khasnya, seperti laksa dan nasi ayam. Hal ini dilakukan agar masakan khas Malaysia tersebut tidak di’bajak’ dan diklaim oleh negara lain.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata Malaysia, Ng Yen Yen, seperti dilansir The Star, Kamis (17/9).

“Kita tidak bisa membiarkan negara lain membajak makanan kita. Kepiting pedas adalah makanan khas Malaysia. Nasi ayam Hainan juga makanan khas Malaysia. Kita harus mematenkannya sebagai makanan khas negara kita,” ujar Ng Yen Yen.

Selain masakan tersebut di atas, makanan khas lainnya akan dipatenkan antara lain, sup mi pedas yang biasa disebut laksa dan sup herbal iga babi atau bak kut teh.

“Dalam 3 bulan ke depan, kita akan mengidentifikasi sajian-sajian utama (untuk dipatenkan sebagai makanan khas Malaysia). Kita telah mengidentifikasi laksa…semua jenis laksa, nasi lemak, dan bak kut teh,” tambahnya.

Ng Yen Yen mengatakan Kementerian Pariwisata Malaysia akan mengumumkan strateginya dalam mengenalkan sajian-sajian itu sebagai makanan khas Malaysia.

“Itu adalah bagian kedua. Kita tidak bisa mengungkapkannya sekarang, tapi kita akan segera memberitahukannya kepada publik,” tutur dia.

Namun sayangnya Ng Yen Yen tidak menyebutkan secara jelas negara mana saja yang membajak makanan khas Malaysia, yang terkenal di dunia.

dtc/tya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…