Kamis, 17 September 2009 17:24 WIB Klaten Share :

Polisi lepaskan enam tersangka Jambu Kidul

Klaten (Espos)–Warga Desa Jambul Kidul, Ceper, meng-geruduk Polres Klaten, Kamis (17/9). Bersamaan dengan itu, aparat Polres Klaten melepaskan enam tersangka kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan dalam aksi penyegelan Balaidesa Jambu Kidul, Ceper.

Kedatangan warga ke Polres Klaten tersebut adalah untuk menjemput para tersangka yang dijerat atas kasus yang mereka nilai tidak jelas. Mereka datang ke Mapolres Klaten sekitar pukul 10.30 WIB menaiki sejumlah kendaraan roda empat.

Ratusan warga itu tak lama berada di Mapolres setempat. Begitu para tersangka yakni Suraji, 57; Gunarto,30; Junaedi,30; Jumanto,30; Wahono, 36; Suparyono, 43 dilepas, mereka langsung balik kanan menuju kantor Pengadilan Negeri (PN) setempat untuk menemui tim kuasa hukum mereka dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mega Bintang.

Salah seorang tersangka kasus tersebut, Jumanto, merasa bersyukur dapat lepas dari tahanan Mapolres. Dia mengaku tegar karena yakin tak bersalah. Apalagi, banyak dukungan masyarakat yang menguat kepadanya. Dia justru mengungkapkan saat proses pemeriksaan saksi berlangsung, Jumanto sempat mendapatkan semacam tekanan dari penyidik.
“Tetapi kenapa mereka kemudian berubah baik dan merayu-rayu kami dengan menjanjikan dilepaskan, pada Rabu (16/9). Soal penyegelan, saya kira semua masyarakat Jateng khususnya Klaten tahu, kalau kasusnya seperti itu, wajar saja,” tandasnya.

haa

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…