Kamis, 17 September 2009 18:24 WIB Karanganyar Share :

Perempuan yang melahirkan di jalanan kembali ke keluarga

Karanganyar (Espos)–Surahmi, 25, perempuan yang melahirkan bayinya di jalanan di Bejen, Karanganyar kota, Senin (14/9) malam lalu, akhirnya diboyong oleh keluarganya ke Matesih, Kamis (17/9). Begitu pula bayi perempuan yang dilahirkannya itu.

Badan Kesbangpol dan Linmas Karanganyar yang melakukan upaya pencarian keluarga Surahmi pascakejadian itu akhirnya membuahkan hasil. Pada Rabu (16/9) lalu, berhasil ditemukan ayah biologis dari bayi malang itu, yakni Suwarno, 43, warga Gondangrejo RT 1 RW XI Desa Plosorejo, Matesih, Karanganyar.

“Suwarno dan keluarganya sudah mengakui itu, dan mereka menyatakan bakal membawa pulang pasien ke rumahnya, di Matesih. Untuk biaya perawatan selama di RSUD Kartini Karanganyar bakal ditanggung Dinsosnakertrans,” kata Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Karanganyar, Ign Trianto, saat ditemui Espos di RSUD Kartini, Kamis (17/9).

Bupati Rina Iriani yang menengok Surahmi di RSUD, meminta supaya bayi yang telah dilahirkannya itu dirawat baik-baik. “Meskipun melahirkan di jalanan, untungnya cepat ditangani dan langsung diberi perawatan di rumah sakit. Saya harap, kehadiran bayi itu disyukuri dan dijaga baik-baik,” pesannya.

Sebelumnya dikabarkan seorang gelandangan yang mengaku bernama Surahmi, 25, Senin (14/9) malam, melahirkan bayi perempuan secara normal di jalanan di jalan kampung, barat kantor Kelurahan Bejen, Karanganyar kota.
dsp

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…